NU dan Barisan Kader Gus Dur Dukung Penunjukan Komjen Listyo sebagai Calon Kapolri

Jan 16, 2021 07:54
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) saat mmeberikan keterangan pers. (Foto: inews.id) 
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) saat mmeberikan keterangan pers. (Foto: inews.id) 

Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang mendukung penuh keputusan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  yang menunjuk Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, sebagai calon tunggal kapolri. 

Dukungan tersebut dilontarkan Ketua PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kota Malang Isroqunnajah. Ulama yang akrab disapa Gus Is ini menuturkan bahwa pihaknya menerima dan menghormati keputusan Presiden Joko Widodo atas penunjukan Komjen Listyo  sebagai calon tunggal kapolri.  "Kami menerima dan menghormati penunjukan Komjen  Listyo Sigit Prabowo oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon kapolri," ucapnya. 

Ulama yang juga menjabat wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerja sama Universitas Islam Negeri  Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang ini juga berharap agar institusi Polri semakin profesional.  "Semoga Polri ke depan semakin profesional, kuat dan maju demi kejayaan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, red)," imbuh Gus Is. 

Selain dari jajaran PCNU Kota Malang, dukungan atas keputusan Presiden Jokowi  juga muncul dari Ketua Barisan Kader Gus Dur Kota Malang Dersi Hariono. Pria yang akrab disapa Gus Dersi itu menyatakan bahwa dirinya mendukung keputusan Jokowi yang menunjuk Komjen Listyo  sebagai calon tunggal kapolri. 

"Saya Gus Dersi mendukung keputusan Presiden Joko Widodo untuk menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon kapolri. Semoga Polri semakin profesional, jaya dan dicintai rakyat Indonesia. Bravo kepolisian Republik Indonesia," ujarnya. 

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat lima nama jenderal polisi yang masuk dalam bursa calon kapolri menggantikan Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz.  Mereka adalah Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) RI Komjen Pol Boy Rafli Amar; Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto; Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Gatot Eddy Pramono; Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Agus Andrianto; dan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. 

Untuk diketahui,  sosok Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo merupakan jenderal kedua yang bakal menjadi calon kuat kapolri dari non-muslim. Listyo beragama Katolik. Sebelumnya terdapat nama Jenderal (Purn) Widodo Budidarmo yang beragama Kristen yang menjabat kapolri pada periode 1974-1978. 

Sebagai nama tunggal yang disodorkan oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai calon tunggal kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.  Proses uji kelayakan dan kepatutan akan berlangsung setidaknya 20 hari setelah surat presiden yang diterima DPR RI tertanggal 13 Januari 2021. Kapolri baru yang akan menggantikan posisi Jenderal Idham Aziz bakal menjabat  mulai 1 Februari 2021.

Topik
Calon Kapolri Baru Komjen Listyo Sigit Prabowo PCNU Kota Malang Barisan Kader Gusdur

Berita Lainnya

Berita

Terbaru