Bentuk Program OJIR, Sutiaji Dorong Pertumbuhan UMKM di Kota Malang

Jan 16, 2021 13:08
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui di Kantor Bupati Malang, Sabtu (16/1/2021)
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui di Kantor Bupati Malang, Sabtu (16/1/2021)

MALANGTIMES- Telah mendapatkan penghargaan sebagai Penggerak Inklusi Keuangan Tingkat Kabupaten/Kota, dalam programnya Ojok Percoyo Renternir (OJIR) pada Jumat (15/1/2021) kemarin, Wali Kota Malang, Sutiaji mampu meningkatkan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Malang.

Melalui digitalisasi UMKM dan Pasar Rakyat ini harus beriringan. Artinya secara inklusi dan literasi harus berjalan bersamaan.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat Akses Layanan Publik, Pemkot Malang Gandeng Gojek

"Jadi saat ini sudah ada seribu lebih UMKM yang masuk pada market place dan secara otomatis sudah melalui jasa perbankan. Nah inklusi ya sudah tinggal nanti sambil literasi ya," ujar Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui di Kantor Bupati Malang, Sabtu (16/1/2021).

Ada juga program yang ia buat yakni OJIR. Dengan menggunakan kata Malangan, program tersebut mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"OJIR ini tidak berbunga dan mengedukasi kepada masyarakat mulai dari nol. Semisal kamu utang ke renternir berapa, terus kita kembalikan. Kemudian kita kasih modal Rp 10 juta," ujarnya.

"Ini sedang kami kurasi UMKM-UMKM terkait bagaimana manajemen produksinya, agar mereka mampu bersaing," imbuhnya.

Lanjutnya, pihaknya juga mendorong melalui APBD terkait pembelanjaan untuk UMKM. "Nantinya separuh dari APBD untuk belanjanya mereka. Tujuannya ya untuk mempermudah saja. Itu yang dianggap oleh OJK bahwa saya terus menerus melakukan inklusi keuangan," ujarnya.

Baca Juga : PPKM Hari Pertama di Kota Malang, Penyekatan Perbatasan Belum Diberlakukan

Tidak hanya itu, Sutiaji juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mulai menerapkan kepada para siswa agar menabung.

"Sudah ada puluhan ribu siswa yang sudah mulai buka rekening di bank negara maupun daerah. Nantinya juga ada pelatihan-pelatihan IT. Seperti tiktok dan seterusnya. Ini yang akan kita galangkan karena kita arahkan agar anak-anak bijak dalam bersosial media," ujarnya.

Topik
ojir kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru