Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

MALANGTIMES - E-sport atau bisa disebut game elektronik akan menambah daftar cabor baru di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang. Nantinya, Cabor E-sport ini memiliki empat katagori. 

Keempat kategori tersebut adalah console (PlayStation, X-box dan lainnya), PC (Dota 2, PUBG PC, dan lainnya), gadget (Mobile Legend, PUBG, dan lainnya) dan virtual reality.

Baca Juga : Puslatcab Diperkirakan Molor, KONI Kota Malang Fokus Ini

Calon Ketua PB ESI Kota Malang, Ugi Sugih Arto mengatakan, sebagai organisasi baru yang diresmikan sebagai olahraga prestasi pada tahun 2017, E-sport khususnya di Malang sendiri akan menjadi daftar cabor baru.

Untuk di Kota Malang sendiri, pihaknya masih menunggu proses legalitas yang direkomendasikan oleh KONI.

"Untuk pembentukan struktur kepengurusan E-sport baru tahun 2019 ini. Namun belum diresmikan, kalau di provinsi sudah. Nah dari provinsi itu turun ke 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Yang kemudian membentuk kepengurusan tingkat kota dan kabupaten. Untuk rekomendasinya dari KONI dan pelantikannya di provinsi," jelasnya, Senin (11/1/2021).

Setelah terlegalisasi, Ugi akan memfokuskan untuk membina para penggiat game eletronik menjadi profesional. Pertama yang dilakukan yakni healthy management.

"Jadi selain dia bertanding, kita harus memenagement kesehatannya. Bagaimana sih kesehatan dalam bermain game yang tidak mengganggu kesehatan mereka. Dan juga kita memberitahukan pengetahuan tentang kesehatan," jelasnya.

Kedua, memperlengkapi kebutuhan para atlet untuk menunjang bakatnya. "Ya nanti kita buat gaming house, akademi, dan sebagainya," ucapnya.

Terkait jumlah atlet yang telah disaring, ia mengungkapkan penyaringan atlet akan dilakukan setelah terlegalisasi.

Baca Juga : KONI Kota Malang Fokus Pemusatan Latihan Atlet Tahun 2021

"Masih belum. Kalau legalisasinya sudah, baru kita lakukan penyaringan penggiat game elektronik ini. Kita juga membuka untuk komunitas-komunitas yang akan mengajukan anggotanya," ujarnya.

Ia juga akan memfokuskan para atlet atau penggiat game elektronik khususnya di Kota Malang agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

"Jadi kedepanya kita akan menggandeng penggiat olahraga elektronik khusunya di Kota Malang untuk mampu bersaing," harapnya.