KONI Kota Malang Fokus Pemusatan Latihan Atlet Tahun 2021

Dec 30, 2020 19:14
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono saat ditemui awak media di Kantor KONI Kota Malang, Rabu (30/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono saat ditemui awak media di Kantor KONI Kota Malang, Rabu (30/12/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang akan fokus pada pemusatan latihan bagi para atlet pada tahun anggaran 2021. Pemusatan latihan bagi para atlet ini bagi yang akan diseleksi untuk berjuang di Porprov tahun 2022.

Fokus tersebut disampaikan Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono usai menggelar Rapat Anggota Tahunan 2020 secara daring (dalam jaringan) atau secara virtual. Dalam rapat anggota ini juga dilakukan evaluasi kinerja selama tahun 2020 dan merancang kegiatan untuk tahun 2021. 

Baca Juga : Tahun 2020, 43 Atlet Kota Batu Sumbang 51 Medali

"2021 lebih fokus ke pemusatan latihan. Awal tahun cabor masih belum siap karena terlalu lama berhenti. Saat ini masih bongkar pasang menentukan atlet yang akan dipusatkan. Dikhawatirkan karena terlalu lama di rumah, pengetesan awal tidak sesuai standar," kata Eddy kepada sejumlah awak media di Kantor KONI Kota Malang, Rabu (30/12/2020). 
 

Eddy juga menyatakan di tahun 2021 akan membagikan beberapa perlengkapan protokol kesehatan yang sesuai dengan SOP (Standard Operational Procedure) yang telah ditetapkan. "Protokol kesehatan nanti akan dibagikan ke tiap cabor yang normatif seperti handsanitizer, desinfektan, alat cuci tangan, pengukur suhu seperti thermogun dan perlengkapan lainnya," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Eddy menjelaskan gelaran rapat anggota tahunan yang dilakukan secara daring tersebut menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 di Kota Malang yang terus meningkat menyebabkan pembatasan untuk pertemuan yang melibatkan banyak orang. 

"Karena di masa pandemi belum bisa kumpul-kumpul, keputusan saya kemaren rapat anggota tetap dilaksanakan dan prosesnya daring. Pesertanya seluruh cabor (cabang olahraga, red) di Kota Malang yang menjadi anggota KONI," ungkapnya saat ditemui awak media di Kantor KONI Kota Malang, Rabu (30/12/2020). 

Untuk rapat anggota tahunan yang digelar secara daring, Eddy mengatakan bahwa terkait evaluasi kinerja tidak terlalu banyak, dikarenakan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang jumlahnya masih meningkat khususnya di Kota Malang. 

"Yang dievaluasi tahun 2020, tidak terlalu banyak kegiatan dengan cabor karena ada arahan untuk melakukan Sport From Home jadi tidak terlalu banyak kegiatan atau kejuaraan-kejuaraan. Kejuaraan-kejuaraan yang dirancang di tahun 2019 untuk pelaksanaan 2020, terpaksa harus ditunda atau dibatalkan," terangnya. 

Lanjut Eddy, dengan tidak adanya kejuaraan yang digelar akhirnya pihak KONI Kota Malang lebih memfokuskan dan berkonsentrasi pada sarana prasarana penunjang bagi para atlet-atlet andalan KONI Kota Malang. "Kemaren dengan tidak adanya kejuaraan saya berkonsentrasi kepada sarana prasarana ditingkatkan, untuk menunjang para atlet latihan menyongsong Porprov (Pekan Olah Raga Provinsi, red) tahun 2022. Karena kalau berpedoman dengan kondisi Covid-19 kita tidak melakukan apa-apa, sedangkan daerah lain sudah melakukan kegiatan untuk Porprov tahun 2022," jelasnya. 

Topik
KONI KOTA MALANG berita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru