MALANGTIMES - Menindaklanjuti rapat koordinasi (rakor) tiga daerah pemerintahan di Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang) tentang kesiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kamis (7/1/2021) di Balai Kota Malang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dikabarkan bakal segera menggelar rakor lanjutan, guna membahas kesiapan pelaksanaan PSBB di wilayah pemerintahannya.
”Selama inikan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Jawa Timur yang mengendalikan. Kalau ada (PSBB) pasti akan diadakan rapat koordinasi. Tidak mungkin tidak ada (rapat koordinasi), terus diam-diam (diadakan PSBB),” ungkap Bupati Malang Sanusi.
Baca Juga : Atasi Banjir, Pemkot Malang Minta Kucuran Dana Rp 128 Miliar Dari Provinsi Jatim
Saat ini, diutarakan Sanusi, pihaknya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang bakal segera menggelar rakor persiapan PSBB, yang kemungkinan bakal diselenggarakan Jumat (8/1/2021) besok.
”Kan kalau PSBB, harus ada ketentuannya. Maka Forkopimda Kabupaten Malang selaku penanggungjawab pasti akan segera mengadakan pembahasan langkah-langkah kesiapannya dengan instansi terkait,” ucapnya.
Menurut orang nomor satu dijajaran Pemkab Malang ini, rakor yang rencananya akan diselenggarakan besok tersebut, dinilai sangat penting. Menginggat pelaksanaan PSBB memang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
”Persiapannya panjang, juga tidak bisa dadakan. PSBB itukan menyangkut segala aspek kehidupan,” ujar salah satu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi usai menghadiri agenda pemerintahan di Jakarta, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, mengamini pernyataan Bupati Malang dan mengaku siap menerapkan PSBB di Kabupaten Malang.
”Saya belum dapat laporan secara detail, karena masih di Jakarta bersama Pak Bupati (Malang). Saat ini baru kembali. Jadi saya belum dapat laporan lebih lanjut dari hasil kesepakatan antara (pemerintah daerah) Malang Raya itu. Tapi prinsipnya kami sepakat dilaksanakan PSBB,” ungkapnya.
Baca Juga : Bupati Malang Sanusi Pilih Terapkan Pembatasan Skala Mikro Ketimbang PSBB
Nantinya, dalam rakor yang diagendakan bakal dilangsungkan Jumat (8/1/2021) tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang bersama instansi terkait juga bakal dilibatkan.
”Untuk teknis pelaksanaannya menunggu hasil rapat besok bersama Forkopimda (Kabupaten Malang) dan Satgas Covid-19,” tukasnya.
