Pulang Ngopi, Pria Asal Jatinegara dan Temannya Dihajar Orang Tak Dikenal

Jan 04, 2021 11:59
Ilustrasi penganiayaan dan pengeroyokan (istimewa)
Ilustrasi penganiayaan dan pengeroyokan (istimewa)

MALANGTIMES - Apes menimpa Arga Sotarduga (20) warga asli Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur ini saat ada di Kota Malang. Ia bersama salah seorang rekannya justru dihajar oleh orang tak dikenal usai ngopi di sebuah kafe yang ada dikawasan Puncak, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kejadian tersebut terjadi pada 19 Desember 2020, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, pria yang di Malang tinggal di Jalan Borobudur Agung, Kelurahan Mojolangu dan temannya tengah keluar kafe. Namun satu temannya memiliki masalah dengan orang tak dikenal di kafe tersebut.

Baca Juga : Vaksinasi Covid-19 di Amerika Gunakan Sistem Drive Thru, Ini Videonya

Tak lama, temannya terlibat cek-cok, kemudian dipukul oleh orang tak dikenal tersebut hingga jatuh dan membuat tiga sepeda motor ambruk. Setelah itu, datang sembilan orang tak dikenal, di mana tiga orang mengaku sebagai pemilik motor.

Tiga orang tersebut kemudian meminta ganti rugi kepada korban dan temannya karena motor miliknya telah rusak dijatuhkan. Karena ia dan temannya tak mempunyai uang, ketiga pelaku emosi dan memukul korban dan kemudian memaksa untuk meminta Hp milik korban.

Hal itu dilakukan para pelaku dengan alasan sebagai jaminan agar tetap menganti kerugian dari tiga sepeda motor yang ambruk. Setelah itu korban kemudian menyarankan untuk memperbaiki ketiga motor yang rusak di bengkel milik temannya.

Para pelaku kemudian sepakat. Lalu bersama korban dan temannya, serta sembilan orang yang ada di kafe tadi, menuju bengkel temannya yang ada dikawasan Jalan bunga Famili, Lowokwaru, Kota Malang.

Namun apesnya lagi bagi korban, saat itu bengkel temannya sudah dalam kondisi tutup. Di situ korban dan temannya sempat meminta Hp miliknya lagi. Namun pelaku tidak memberikannya dan malah enam dari sembilan pelaku justru menghajar korban dan temannya.

Para pelaku menghajar dan menendang korban, sehingga korban mengalami luka pada bibir, pelipis sebelah kanan, kepala bagian kanan benjol, bahu sebelah kanan sakit, dan kedua kaki. Tak terima apa yang dilakukan oleh para pelaku, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.

Baca Juga : Pria Viral Seberangi Laut Pakai Galon Jalani Pendampingan Kejiwaan

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu, membenarkan hal tersebut. Korban melaporkan kejadian tersebut beberapa hari setelah kejadian atau tepatnya tanggal  23 Desember 2020. Dalam laporannya, pelaku melaporkan dua orang yang tak dikenal.

"Kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan petugas," pungkasnya.

 

 

Topik
tindak kekerasanberita kota malangbogem mentahPolresta Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru