Aktif saat Covid-19, Kompol Yusuf Diganjar Promoter Reward

Jan 01, 2021 20:15
Kapolsekta Kedung Kandang, Kompol Yusuf Suryadi (Hendra Saputra)
Kapolsekta Kedung Kandang, Kompol Yusuf Suryadi (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Covid-19 belum usai, bahkan saat ini Kota Malang masih menjadi zona merah penyebaran virus yang bermula dari Wuhan, China itu. Oleh karena itu, Kapolsekta Kedung Kandang Kompol Yusuf Suryadi mengajak kepada seluruh Polisi di 'Bhumi Arema' untuk tetap aktif ikut dalam pencegahan penularan hingga mengamankan proses pemulasaran jenazah.

Polisi pada masa pandemi covid-19 menjadi ujung tombak dalam membantu masyarakat mengamankan proses pemulasaran jenazah.

Baca Juga : Dapat Promosi Jabatan ke Polda Jatim, Kasat Intel Sempat Khawatir, Kenapa?

Hal itu karena pada proses pemulasaran jenazah masih banyak orang yang memaksa untuk memakamkan jenazah secara umum. Padahal saat ini, proses pemakaman jenazah positif covid-19 harus melalui protokol kesehatan ketat dan telah dibantu oleh tim dari Satgas covid-19.

Kompol Yusuf Suryadi mengatakan bahwa saat ini dirinya cukup aktif dalam membantu masyarakat dalam melakukan pemulasaran jenazah. "Selama pandemi, saya aktif dalam pemulasaran jenazah, karena pernah (ada kejadian) mengambil paksa jenazah, ini kewajiban kita sebagai polisi untuk mengamankan," ujar Kompol Yusuf.

Di sisi lain, pria yang pernah berdinas di Papua ini juga sangat respek dengan apa yang dilakukan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata yang memberikan contoh bagi anggota Kepolisian di wilayah Kota Malang.  "Kapolresta memberikan contoh kerja sangat baik di lapangan, saya sungguh mengapresiasi apa yang dicontohkan oleh beliau," puji dia.

Dalam hal ini, Kompol Yusuf pernah memiliki pengalaman saat mengamankan jenazah positif covid-19 yang akan direbut oleh keluarganya agar dimakamkan secara umum. Akhirnya Kapolresta Malang Kota memberikan arahan agar ditahan hingga datang membantu agar tetap dilakukan pemakaman secara protokol kesehatan.

Baca Juga : Mengenal Jenderal Mayor Imam Soedjai, Tokoh Perjuangan Malang-Lumajang yang Belum Banyak Dikenal

"Dan pekerjaan ini tidak semudah yang kita bayangkan. Karena kita harus bersinggungan dengan masyarakat secara langsung," sebutnya.

Atas dedikasi yang dilakukan itu, Kompol Yusuf Suryadi diberikan penghargaan oleh Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) dengan menganugerahkan 'promoter reward'. "Saya sangat terharu dengan penghargaan dari negara yang diberikan. Tapi saya melihat menang Polisi adalah alat penegak hukum dan pengayoman masyarakat," pungkasnya.

Topik
Berita MalangPolresta Malang Kotapromoter reward

Berita Lainnya

Berita

Terbaru