FPI Ganti Nama Front Persatuan Islam, Telah Resmi Dideklarasikan

Dec 31, 2020 10:38
FPI (Foto: Fajar)
FPI (Foto: Fajar)

MALANGTIMES - Front Pembela Islam (FPI) resmi dilarang dan dibubarkan oleh pemerintah pada Rabu (30/12/2020).  Pembubaran ini disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD melalui konferensi pers.  

Terkait hal ini, FPI mengklaim akan mengganti nama ormasnya mesi sudah dibubarkan.  Hal ini rupanya terbukti dengan pergantian nama yang sudah dilakukan.  

Baca Juga : Menag Yaqut Minta PTKI Minimalisir Gerakan Intoleransi dan Radikalisme

Front Pembela Islam kini diubah menjadi Front Persatuan Islam sehingga singkatannya tetap menjadi FPI.  Nama tersebut dideklarasikan oleh eks pengurus FPI melalui keterangan resmi yang beredar.  

Dalam keterangan tersebut, terdapat sejumlah nama di kepengurusan FPI yang ikut mendeklarasikan Front Persatuan Islam. Di antaranya Ketua FPI Ahmad Sabri Lubis hingga Sekretaris Umum Munarman.

Mereka meminta agar simpatisan FPI untuk menghindari hal yang menimbulkan benturan dengan penguasa. Karena itu, pihaknya mendeklarasikan Front Persatuan Islam sebagai wadah baru dalam meneruskan perjuangan mereka di FPI.

"Bahwa kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam untuk melanjutkan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," tulis keterangan Front Persatuan Islam.

Sebelumnya, FPI menilai langkah pemerintah ini bertentangan dengan hukum.  Mereka merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi 82/PPU-XI/2013, dalam pertimbangan hukum halaman 125 yang menyatakan suatu ormas dapat mendaftarkan diri di setiap tingkat instansi pemerintah yang berwenang untuk itu.

Baca Juga : FPI Dibubarkan, Polres Malang Lakukan Upaya Ini untuk Jaga Situasi Tetap Kondusif

"Dengan demikian, pelarangan tersebut jelas-jelas bertentangan dengan hukum yang berlaku. Bahwa oleh karena keputusan bersama tersebut adalah melanggar konstitusi dan bertentangan dengan hukum, secara substansi keputusan bersama tersebut tidak memiliki kekuatan hukum baik dari segi legalitas maupun dari segi legitimasi," tulis deklarator Front Persatuan Islam.

Pergantian nama ini lantas dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Umum FPI Azis Yanuar. Aziz mengatakan wadah baru Front Persatuan Islam yang sudah resmi dideklarasikan di suatu tempat. "Iya, Front Persatuan Islam (FPI). Itu kendaraan baru," ujar Azis.

 

Topik
Front Pembela Islammembubarkan FPIMenko PolhukamMahfud MDkonferensi PersFront Persatuan Islam

Berita Lainnya

Berita

Terbaru