MALANGTIMES - Bupati HM. Sanusi melantik dan mengambil sumpah 827 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut bersifat daring dan dilakukan serentak di 33 kecamatan di Kabupaten Malang.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional tersebut terpusat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (29/12/2020), dengan diikuti 149 orang.
Baca Juga : Bupati Malang Sanusi Janji Sukseskan TMMD, Bakal Libatkan OPD
Kepada ASN yang baru dilantik, Sanusi berharap bisa mengabdi dengan baik kepada masyarakat. "Karena kemarin Kabupaten Malang sudah mendapat penghargaan dari mendagri (menteri dalam negeri) seabagai kabupaten terinovatif, nah rekan-rekan sekalian kami harapkan mampu kreatif dan memberikan inovasi terbaiknya,," kata dia.
Selain itu, Sanusi meminta kepada ASN agar secepatnya melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan kerjanya agar dapat mengemban tugas dengan baik. "Saya berharap ASN dapat secepatnya menyesuaikan diri dan memahami tupoksi," ucap dia.
Dengan dilantik dan diambil sumpahnya itu, Sanusi jugaengingatkan bahwa ASN akan menjadi pantauan masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Karena itu, dia meminta kepada ASN agar cepat tanggap dalam setiap kegiatan sehingga mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat.
"Sebagai ASN, hendaknya selalu respons di wilayahnya. Ini tantangan bagi ASN agar mempunyai wawasan jauh ke depan dan selalu memiliki terobosan," tandas dia.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Malang Norman Ramdansyah mengatakan bahwa 527 dari 827 CPNS yang dilantik merupakan perekrutan CPNS tahun 2019.
Baca Juga : Percepat Penanganan Covid-19, Bupati Sanusi Bagikan Motor Dinas Kades dan Lurah Senilai Rp 13 Miliar
"Kan kuota kami itu 527 untuk perekrutan CPNS tahun 2019. Nah yang diambil (sumpah janjinya) sekarang 827 CPNS. Itu bukan kelebihan tapi merupakan CPNS yang direkrut pada tahun sebelumnya yang berhalangan hadir saat pengambilan sumpah janji," sambung Norman.
