Lewat Upaya-Upaya Ini, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Bertekad Jadi Kampus Unggulan

Dec 28, 2020 09:47
Universitas Kanjuruhan Malang yang kini berganti nama jadi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. (Ist)
Universitas Kanjuruhan Malang yang kini berganti nama jadi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. (Ist)

MALANGTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus bekerja keras menyiapkan terobosan-terobosan untuk menjadi kampus unggul 2025.

"Tentunya kami akan kerja keras, melakukan terobosan-terobosan. Apalagi tuntutan pemerintah melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini dengan delapan indikator kinerja utama  mengharuskan perguruan yinggi untuk melakukan terobosan agar tercapainya delapan kinerja utama," ungkap Dr Pieter Sahertian, rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.

Baca Juga : Mahasiswa UIN Malang Tawarkan Metode Murah dan Ramah untuk Pengolahan Air Limbah

Dari delapan indikator kinerja utama sendiri yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam Merdeka Belajar Kampus Mereka ini, pertama lulusan mendapat pekerjaan yang layak dengan upah di atas upah minimum regional, menjadi wirausaha, atau melanjutkan studi.

Kedua, mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus melalui magang, proyek desa, mengajar, riset, berwirausaha, serta pertukaran pelajar. Ketiga, dosen berkegiatan di luar kampus dengan mencari pengalaman industri atau berkegiatan di kampus lain

Keempat, praktisi mengajar di dalam kampus atau merekrut dosen yang berpengalaman di industri. Kelima, hasil kerja dosen (hasil riset dan pengabdian masyarakat) dapat digunakan masyarakat dan mendapatkan rekognisi internasional. Keenam, program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia baik itu dalam kurikulum, magang, maupun penyerapan lulusan.

Selanjutnya, ketujuh, kelas yang kolaboratif dan partisipatif melalui evaluasi berbasis proyek atau metode studi kasus. Dan kedelapan, program studi berstandar internasional dengan akreditasi atau sertifikasi tingkat internasional.

"Kami akan berusaha mencapai delapan kinerja utama itu, terlebih lagi dengan mana baru tentunya menjadi semangat untuk terus maju," ungkap Pieter Sahertian.

Langkah upaya nyata untuk mencapai delapan indikator utama itu akan dilakukan salah satunya dengan mendorong dan berusaha meningkatkan akreditasi di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang maupun akreditasi pada masing-masing fakultas yang ada di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.

Tak hanya itu. Jalinan kerja sama dan sinergitas dengan perguruan tinggi lainnya juga akan lebih diperbanyak dan diperkuat. Bukan hanya kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, namun juga kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri.

"Kerja sama dengan perguruan tinggi yang masuk dalam 100 besar perguruan tinggi terbaik di dunia tentu akan kami lakukan," terang Pieter.

Termasuk jalinan kerja dengan pemerintah daerah setempat, tentunya akan dilakukan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Sebab, dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka, perguruan tinggi juga diminta untuk bekerja sama dengan pemda, BUMN, maupun BUMD. Hilirisasi hasil penelitian para dosen tentunya diharapkan bisa diterapkan pada masyarakat.

Baca Juga : 79 Mahasiswa Terima Beasiswa Pemkot Batu, Tiga Kuliah di Luar Negeri

"Masyarakat ini kan bisa pemerintah kota atau kabupaten. Misalnya penelitian bidang pendidikan, bagaimana temuan-temuan metedologi pembelajaran bisa diimplementasikan di sekolah. Karena itu, perlu kerja sama dengan berbagai instansi," bebernya.

Begitu pun kerja sama dengan dunia industri. Kerja sama di bidang ini akan lebih diperkuat dalam upaya mendukung Universitas PGRI Kanjuruhan Malang bisa menghasilkan para lulusan yang sessuai dengan tuntutan dunia industri.

"Dengan begitu, tentu mereka bisa mendapatkan pengakuan atau ukurannya mereka bisa mendapatkan gaji di atas rata-rata upah minimum. Ini juga menjadi sebuah tantangan bisa mendapatkan pengakuan masyarakat maupun dunia kerja melalui kurikulum yang perlu dipersiapkan terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, selain upaya yang telah disebutkan sebelumnya, Pieter juga mengatakan akan mendorong dan meningkatkan potensi sumber daya manusia yang ada di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.  Pihaknya akan mendorong para dosen pengajar untuk meningkatkan kapasitas mereka, mulai dari pendidikan, penelitian, publikasi maupun jabatan akademik para dosen.

"Kami dorong para dosen bisa menghilirisasi, menyalurkan hasil-hasil penelitiannya kepada masyarakat maupun menyampaikan pikiran-pikiran mereka pada forum-forum penting," pungkasnya.

 

Topik
Universitas Kanjuruhan MalangKampus Unggulanunikama malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru