Milenial Karangploso Belajar Membatik di Sanggar Lintang

Dec 21, 2020 22:34
Para anak muda Karangploso ketika belajar membatik di Sanggar Batik Lintang
Para anak muda Karangploso ketika belajar membatik di Sanggar Batik Lintang

MALANGTIMES - Belasan anak muda milenial Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang,  berkumpul di Sanggar Batik Tulis Lintang di Desa Ngijo, Senin 21 Desember 2020.

Bukan tanpa alasan mereka berkumpul. Niat menjadi agen penjaga warisan luhur budaya bangsa terpatri.

Baca Juga : Ajang Pelestarian Budaya Nusantara, DPRD Kota Malang Apresiasi Pameran Seni Jaranan

"Kami dari beberapa elemen pemuda-pemudi se-Karangploso sangat ingin menimba ilmu batik tulis," ujar Amel, sapaan akrab Amelia Dwi Yanti, duta pemuda Indonesia Jawa Timur yang juga salah satu penggerak. Milenial Utas Kabupaten Malang.

Pelatihan membatik tulis secara runut pun sabar dan telaten diikuti.

Bahkan Batik Lintang melalui owner-nya, Ita Fitriyah, membagi ilmunya sesuai standar sertifikasi pembatik tulis. "Kebetulan, selain pengrajin batik tulis, saya juga aksesor. Jadi, saya akan berikan ilmu yang benar-benar sesuai standar sertifikasi agar  tidak salah dalam memahami batik tulis," kata Ita, lulusan ITN Malang yang kini juga salah satu asesor nasional pembatik tulis asal Kabupaten Malang.

Ita berharap para milenial tak berhenti hanya di pelatihan ini, namun terus melanjutkan hingga berproduksi sesuai pakem batik tulis.

Bahkan pada pelatihan kali ini, diberikan materi pembuatan pola serta beberapa trik rahasia agar batik tulis bukan sekadar batik, namun juga memiliki filosofi dalam motifnya.

Baca Juga : Sak Celupan Yudi Prata, Bangkitkan Seni Budaya Warga Kampung Celaket di Jenggirat Fest

"Kalau hanya nyanting dan mewarna, itu sudah biasa. Namun bagaimana menciptakan pola yang memiliki cerita, itu tidak banyak yang tahu. Namun saya ikhlas membaginya," ujar ibu dua anak yang tetap menekuni produksi batik meski pandemi itu disambut ceria para peserta pelatihan.

"Sangat bersyukur kami dapat ilmu lengkap, bahkan superlengkap. Membuat saya makin senang dan tertarik dengan batik tulis," ucap Bachrul, salah satu peserta pelatihan dari Desa Kepuharjo.

Bukan tanpa alasan Batik Lintang membocorkan beberapa triknya. Tak lain karena  besar harapan di tangan kaum milenial inilah, warisan luhur budaya bangsa, yakni batik tulis, bisa terus lestari.

Topik
Batik LintangBatik Tulis Lintang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru