Penari saat menyuguhkan tarian cantiknya di hadapan penonton Jenggirat Fest (Istimewa).
Penari saat menyuguhkan tarian cantiknya di hadapan penonton Jenggirat Fest (Istimewa).

MALANGTIMES - Sak Celupan, lagu karya Yudi Prata berhasil menyemarakkan acara Jenggirat Fest bersama puluhan penari dan warga Kampung Sinau Budaya Satrio Turonggo Jati Celaket. Yudi Prata langsung turun panggung menghipnotis ratusan penonton sontak semua berdiri ikut menyayi dan joget bersama.

Lagu yang sedang hits dan penyanyi yang tengah viral dari Kota Malang ini dengan genre musik dangdut koplo jawanya langsung membuat pengunjung benar-benar 'jenggirat, jegur nang anget angetan' seperti lirik lagu yang dibawakan Yudi tersebut.

Baca Juga : Lepas Alas Kaki, Wali Kota Batu Sukseskan Pemecahan Rekor Melukis Abstrak

"Saya senang berkolaborasi dengan kampung tematik di Kota Malang, menyemangati aja ayo bangkit bersama jenggirat bersama," ungkap Yudi saat setelah membawakan beberapa lagu Sak Celupan dan Los Doll termasuk Malang Ancen Mbois lagunya Sutiaji Walikota Malang.

"Kampung wisata di Kota Malang tak boleh terpuruk saat pandemi seperti ini ayo majukan kampung lewat seni budaya," imbuhnya.

Jenggirat Fest yang difasilitasi Dinas Pemuda Olahraga dam Pariwisata Kota Malang dihadiri perwakilan dari dinas, Camat Klojen, lurah, RT RW dari Kelurahan Celaket serta anggota DPRD Kota Malang. Sederet penampilan dan ragam macam tarian kreasi disuguhkan.

Di antaranya seperti Tari Bapang, Tari Gandrung, serta penampilan carnival membuat suasana sangat meriah karena semua ikut joget dan menari bersama. Acara juga dihadiri Kakang Mbakyu Cilik Kota Malang, Duta Budaya dan pengelola Musium Kota Malang serta dibantu kepanitiaan mahasiswa dari Diploma Pariwisata Unmer.

"Ini adalah kebangkitan budaya di Kampung Celaket ini, karena Celaket punya ragam potensi kesenian mulai dari jaranan, bantengan, tari tarian tradisi dan kreasi serta fashion, batik serta kerajinan seni lainnya dan Kampung Celaket adalah kampung yang pertama kali mengawali festival kampung-kampung di Kota Malang," ungkap Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi atau akrab disapa Ki Demang saat memberikan sambutan.

Jenggirat Fest mampu menyatukan kekayaan seni budaya di Celaket. Sehingga ini menjadi penanda di bukanya kembali wisata budaya di Kota Malang dengan standar dan protokol kesehatan.

Baca Juga : Kalaborasi Dinas Pariwisata dengan Dewan Kesenian Kota Batu, Pecahkan Rekor Dunia Melukis Abstrak

Sementara itu, Ketua Kampung Sinau Budaya Satrio Turonggo Jati, Nanang Gustanto menambahkan, acara berlangsung semarak. Karena juga dimeriahkan dengan pameran kerajinan, melukis bersama serta sumbangan menyanyi dari Kakang Mbakyu Cilik Kota Malang dan Sanggar Seni Kabunga.

"Terima kasih kepada Yudi Prata, Disporapar, Camat, Forkom Pokdarwis yang sudah menghibur warga harapannya jenggirat dan bangkit kembali," tutup Nanang.