Ajang Pelestarian Budaya Nusantara, DPRD Kota Malang Apresiasi Pameran Seni Jaranan

Dec 18, 2020 15:40
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Rokhmad (dua dari kanan) saat menghadiri pameran seni jaranan di DKM Kota Malang. (Foto: Istimewa).
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Rokhmad (dua dari kanan) saat menghadiri pameran seni jaranan di DKM Kota Malang. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Keberadaan seni budaya sejatinya menjadi satu hal yang harus terus dilestarikan di berbagai daerah. Hal inilah yang disoroti berbagai eleman, salah satunya DPRD Kota Malang.

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Rokhmad berkesempatan menghadiri pameran Jaranan di Gedung Dewan Kesenian Kota Malang. Pihaknya, didampingi anggota dewan lainnya Nurul Setyowati mengapresiasi kegiatan pelestarian budaya nusantara ini. "Kami memberikan apresiasi yang tinggi akan kegiatan ini. Ini bagian dari pelestarian budaya seni kampung tradisional," kata Rokhmad.

Baca Juga : Malang Rebut 1st Runner Up Manhunt Jatim 2020

Apalagi, di tengah perkembangan teknologi, kebudayaan tetap harus dijaga dan dipelihara. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk terus mempertahankan keindahan dan membentuk karakter dari masyarakat. "Di zaman teknologi informasi yang maju budaya harus selalu dijaga dan dipelihara untuk keindahan dan membentuk karakter kepribadian yang luhur dari masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Pelaku seni di Kota Malang, dinilai mampu menjalankan hal itu. Bahkan, menghadirkan kreativitas-kreativitas dalam seni budaya yang bernilai jual tinggi. "Tidak hanya itu, ternyata (pameran kesenian budaya) mampu menimbulkan kreativitas seni yang menghasilkan karya yang punya nilai jual," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kabunga Group Yuyun XP mengungkapkan hadirnya Pameran unik bertema 'The Jaranan' yang dihadirkan sejak kemarin (Kamis, 17/12/2020) hingga hari ini (Jumat, 18/12/2020) menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan potensi para pelaku seni.

Yang mana di dalamnya, tak hanya sekedar mengenalkan akan seni tari jaranan, melainkan turut mengajak semua yang hadir untuk ikut pembelajaran di berbagai kegiatan yang dihadirkan.

Di antaranya, bedah ornamen jaranan, bedah dan workshop udeng, hingga serangkaian workhsop ornamen kesenian tradisional jaranan.

Baca Juga : Hadirkan Lagu Takut Nanti Rindu, Rinni Wulandari Ceritakan Momen Terindah Bersama Buah Hati

Yakni, workshop glass painting, workshop lukis, workshop sulam, workshop membuat property dari kesenian tradisional jaranan seperti membuat Pecut, accesoris tari , dan jaran anyaman. "Semuanya dirancang dengan motif ornamen jaranan seperti ornamen kuda, pecut, aksesoris, rapek, dan yang lainnya," jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari wujud sanggar seni kampung yang menjadi bagian dari program seni budata Kabunga Group. Harapannya, melalui hal ini sanggar seni kampung mampu meningkatkan perekononomian pelaku seni.

"Kami berharap para pelaku kesenian tradisional jaranan memahami apa saja yang bisa dilaksanakan untuk menopang kegiatan berkesenian melalui kreativitas. Sehingga antara ketahanan budaya dan ekonomi budaya dapat berimbang, selain juga sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa jaranan memiliki ornamen yang unik dan tidak biasa," tandasnya.

Topik
kesenian jarananFraksi PKS

Berita Lainnya

Berita

Terbaru