Lepas Kawasan PSBL, 21 Pasien Covid-19 di Desa Tlekung Sembuh

Dec 11, 2020 16:55
Sejak Tiga Hari Dibuka Pasca PSBL, 21 Pasien Covid-19 di Desa Tlekung Sembuh
Sejak Tiga Hari Dibuka Pasca PSBL, 21 Pasien Covid-19 di Desa Tlekung Sembuh

MALANGTIMES - Desa Tlekung, Kota Batu yang melakukan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) akibat 27 warga yang terpapar covid 19, kini sudah  dibuka kembali sejak tiga hari lalu. Pembukaan itu menyusula banyaknya warga Tlekung yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. 

Bidang Komunikasi dan Publikasi Satgas Pencegahan Covid-19 Kota Batu Santi Restuningsasi mengatakan, dari 27 warga yang terpapar Covid-19, kini tercatat 21 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 4 orang masih aktif.

Baca Juga : Kota Batu Turun Status Jadi Zona Oranye Setelah 6 Hari Zona Merah

"Kesembuhan sudah mencapai 80 persen, kematian mencapai 9 persen, angka aktif mencapai 11 persen. Kalau dari 4 pasien yang masih positif masih dalam perawatan dan keadaannya masih tetap stabil," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Gugus Desa Tlekung Mardi menjelaskan, di kawasan Desa Tlekung hingga saat ini masih dilakukan penyemprotan desinfektan secara rutin pasca diterapkannya PSBL.

Ia juga mengungkapkan, dalam masa PSBL, anggaran pemdes sudah terpakai hingga Rp. 28 juta untuk kebutuhan bahan makanan, vitamin, obat, dan lain-lain. "Bantuan juga terus mengalir dengan baik dari tingkat kecamatan dan tingkat kota. Bantuannya macam-macam mulai dari kebutuhan pangan hingga bantuan cairan disinfektan," ujarnya.

Tambahnya, kini Desa Tlekung juga sudah memiliki shelter tingkat desa yang diletakkan di kawasan Coban Putri dengan kapasitas 6 ruangan serta tiap ruangannya memiliki 2 bed. "Shelter kami juga diawasi ketat oleh tim medis dari puskesmas Junrejo. Semoga tidak ada yang mengisi shelter ini, cukup kemarin saja," imbuhnya

Baca Juga : Penuh, Pemkot Malang Belum Ada Rencana Tambah Bed di Rumah Isolasi Covid-19

"Kami mengimbau kepada masyarakat Desa Tlekung untuk menjadikan kejadian yang lalu sebagai pembelajaran sehingga hal serupa tidak kembali terjadi," harapnya.

Topik
Covid 19psbl junrejoKota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru