Film Komedi 3000 Antarkan Warga Kota Batu Raih Juara Anti-Corruption Film Festival 2020

Dec 11, 2020 13:44
Cover film 3000. (Foto: Horog Horog)
Cover film 3000. (Foto: Horog Horog)

MALANGTIMES - Di tengah pandemi Covid-19, rupanya tidak menjadi hambatan bagi warga Kota Batu untuk tetap berkarya. Bagaimana tidak, hal itu terbukti lewat sebuah film komedi berjudul 3000 yang mengantarkan warga Kota Batu meraih sebuah prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

Film komedi yang dibuat dengan apik oleh tim Horog Horog Production ini, meraih juara 3 Kategori Film Fiksi Komedi Anti-corruption Film Festival (ACFFest) 2020, yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa saat lalu. Tentunya prestasi ini tidak disangka oleh para pembuat dan pemain dari film tersebut.

Baca Juga : Trailer Film Baru Naomi Watts, Penguin Bloom Tayang Januari 2021

Pasalnya, dengan anggaran terbatas, pembagian jobdisk yang dirangkap, serta berbagai kendala yang dialami tim, ternyata bisa meraih prestasi membanggakan. 

“Karena pandemi ini sih dan yang pasti menghemat budget produksi jadi gantian ambil gambar. Ngerangkep2 (merangkap-rangkap) gitu, ya tokoh ya crew,” ucap Sutradara Film Komedi 3.000, Dimas Wahyu Permadi, Jumat (11/12/2020).

Ia menambahkan, keinginan mereka mengikuti festival ini bermula dari coba-coba. “Awalnya sih coba-coba, tapi diseriusi-i boso jowone (bahasa Jawanya) ‘Mandar Mugo Menang Alhamdulillah’, nek (kalau) kalah ya dapat diupload untuk konten youtube Horog Horog Official,” ujar pria 28 tahun ini. 

Sejak berdirinya Horog Horog yang lahir di tengah pandemi, ini menjadi video kelima mereka. Dengan muncul sebuah ide tentang pengalaman pribadi, yang menurut Dimas pernah dialami banyak orang.

“Film ini diangkat jelas tentang pengalaman pribadi, dan pastinya orang-orang pernah ngalami. Alias realed dengan kehidupan masyarakat,” tambahnya. 

Film berdurasi 15 menit bercerita tentang himpitan ekonomi membuat Cak Mat si petugas parkir mengambil langkah curang dalam pekerjaannya sebagai tukang parkir. Ia dengan gampang mencoret karcis parkir dari yang awalnya Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu.

Beberapa kecurangan juga ia lakukan, dengan memaksa minta uang parkir dan tidak menjalankan pekerjaannya dengan baik. Di hari itu ia secara tidak sengaja bertemu dengan anggota Dinas Perhubungan yang hendak belanja di minimarket tempat si tukang parkir bekerja. Kejadian itu membuat  Cak Mat/si tukang parkir takut sendiri dan lari terbirit birit. Ia lalu berjanji tidak akan lagi lagi melakukan kecurangan.

Baca Juga : Penggemar Kecewa, Perilisan Film Seobok yang Dibintangi Gong Yoo dan Park Bo-gum Ditunda

Dalam penggarapannya mulai dari pra, produksi, hingga pasca membutuhkan waktu kurang lebih selama 3 Minggu. 

“Kalau Horog Horog membuat karya baru bikin 5 Video. Dan kemarin ini pertama kali Horog Horog Ikut Festival Film,” jelas alumnus Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Malang ini. 

Di karya mereka yang ke lima itu memang dibuat khusus untuk ajang tersebut. “Tapi memang karya ini khusus di buat ACFFest 2020 dari segi cerita. Awalnya tertarik karena ada kategori Film Fiksi Komedi,” kata Dimas.

Menurutnya dengan diraihnya sebuat prestasi tersebut, sebagai salah satu pemicu semangat untuk terus berkarya dan membuat konten-konten menarik di dunia perfilman.

 

Topik
Dunia Filmfilm fiksi komedifilm 3000acffest 2020Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Berita Lainnya

Berita

Terbaru