Bunga Kupu-Kupu, Tanaman Hias Rona Ungu dengan Aroma Harum yang Menyegarkan

Dec 11, 2020 10:47
Bunga Kupu-kupu (Foto: sneznoe.com)
Bunga Kupu-kupu (Foto: sneznoe.com)

MALANGTIMES - Di tengah pandemi Covid-19 ini beberapa orang menyibukkan diri untuk bercocok tanam. Berbagai tanaman hias mereka pelihara untuk mengisi kegiatan kosong di rumah.  

Tanaman hias yang saat ini lagi booming dan banyak digemari seperti Aglonema, Monstera, dan janda bolong. Namun tak hanya itu saja, rupanya ada tanaman hias lain yang tak kalah menawan.  

Baca Juga : Makam Medeleg Jombang Ini Dianggap Keramat dan Diburu Orang

 

Yaitu bunga kupu-kupu atau yang dikenal dengan nama ilmiah Oxalis triangularis. Bunga ini memiliki sifat yang tidak rewel sehingga membuat bunga kupu-kupu ini dicintai orang.  

Bunga kupu-kupu ini juga dikenal sebagai bunga yang sangat produktif. Meski berkembang lambat, namun tanaman ini mudah menjalar ke berbagai sisi.  

Terlebih warna daun yang ungu membuat bunga yang juga dikenal tanaman cinta ini memberi kesan elegan.

Oxalis, trifoiul care poartă noroc și protejează casa
Foto: PlantMaid

Sekilas bunga ini mirip dengan bunga bakung yang berbentuk terompet kecil menjuntai ke bawah. Selain itu, bunga ini juga mengeluarkan aroma yang menyegarkan.

Keistimewaan lain dari tanaman ini ialah bentuk daunnya yang menyerupai sayap kupu-kupu. Uniknya, sensitivitas yang tinggi terhadap cahaya membuat daun tanaman ini menutup dengan sendirinya saat malam hari.

Hal ini membuat tanaman ini seperti kupu-kupu yang sedang terdiam meringkuk. Sementara saat siang hari, daun bunga kupu-kupu ini akan kembali mekar.  

Baca Juga : Kota Suci Makkah yang Dulu Tandus, Kini Jadi Penghasil Berbagai Sayuran

 

Bunga ini merupakan tanaman asal dari Amerikan Selatan dan Asia Selatan. Oxalis tumbuh dengan sempurna pada suhu 15-25 derajat Celcius.

Yang lebih penting bunga ini harus diletakkan di tempat terbuka yang terkena sinar matahari. Tanaman ini tentunya sangat cocok untuk dirawat bagi pemula.  

Saat musim kemarau, cukup sirami bagian atas tanah yang terasa kering sekali dalam 1-2 hari. Namun selama musim hujan, cukup sirami setiap dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Topik
Tanaman Hias
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru