Kota Suci Makkah yang Dulu Tandus, Kini Jadi Penghasil Berbagai Sayuran

Dec 07, 2020 08:48
Kondisi Makkah di musim hujan (Foto: YouTube Alman Mulyana)
Kondisi Makkah di musim hujan (Foto: YouTube Alman Mulyana)

MALANGTIMES - Kota Makkah dikenal memiliki kondisi tanah yang tandus karena hawanya yang panas. Sehingga, banyak orang yang mengira tidak banyak tanaman yang bisa tumbuh di padang pasir yang tandus.  

Namun dengan datangnya musim hujan, Kota Makkah kini menjadi subur dan menghijau. Kondisi itu terlihat melalui video yang diunggah oleh channel YouTube Alman Mulyana.

Baca Juga : Sabun Batang Terbuat dari Emas dan Berlian Harga Rp 40 Juta, Bentuknya Seperti Keju

 

Tentu hal tak biasa jika banyak tanaman mendadak tumbuh di sana. Tiba di kawasan Tanah Suci Makkah, Alman langsung menuju ke perkebunan.

Di musim hujan ini Makkah mendadak menjadi daerah yang banyak menghasilkan sayur-sayuran. Alman bersama rekan-rekannya langsung menemukan tanaman cabai keriting.  

Uniknya, tumbuhan di sana itu bukan ditimbun oleh tanah melainkan pasir.  Selain cabai, juga ada tanaman terong.

"Itu tadi keunikan di Saudi Arabia, jadi kali lihat sisi lain kehidupan di Saudi Arabia itu unik dan menarik untuk dibahas," cetus Alman.  

Alman juga mengatakan jika di Indonesia pohon terong tumbuh sudah biasa.  

"Tapi kalau udah di Arab itu (unik), karena jarang turun hujan," cerita Alman.  

Alman juga menemukan tanaman seledri yang juga populer di Indonesia. Tampak Alman dan rekannya menemui para petani yang sedang panen terong dan pare untuk dikirim ke supermarket di kota.

Baca Juga : Kini Jadi Tempat Ibadah, Bangsa Jin Pertama Kali Memeluk Islam di Sini

 

Para petani tampak sibuk mengepak terong dan pare di kardus yang ternyata sudah difasilitasi oleh supermarket. Saat berkeliling perkebunan,  Alman juga menemukan tanaman jagung.

Ada pula tanaman labu atau waluh di Tanah Suci Makkah tersebut.

Video : SERING DI GUYUR HUJAN MEKKAH JADI SUBUR DAN MENGHIJAU

Topik
alman Mulyana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru