Ormas dan Parpol Merapat, Paslon SanDi Optimis Menang dengan Kantongi 60 Persen Suara

Dec 09, 2020 10:35
Bupati Malang sekaligus Calon Bupati Malang, Sanusi (kiri) beserta istri saat memasuki bilik suara untuk mencoblos (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Bupati Malang sekaligus Calon Bupati Malang, Sanusi (kiri) beserta istri saat memasuki bilik suara untuk mencoblos (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Didik Gatot Subroto optimis bakal memenangkan perhelatan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak di Kabupaten Malang.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh sosok politisi yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Bupati Malang, sesaat setelah menyalurkan hak suaranya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) 12, di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Rabu (9/12/2020) pagi.

Baca Juga : Tahapan Kampanye, Bawaslu Kabupaten Malang Tindak 30 Pelanggaran

 

”Insyaa Allah (menang, red) di atas 60 persen,” tegas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini, menjelaskan jika rasa keoptimisan bisa memenangkan Pilkada tahun ini, lantaran Paslon SanDi telah banyak mendapatkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat maupun Ormas (Organisasi Kemasyarakatan).

”Dari segi dukungan, dari semua organisasi kemasyarakatan itu telah banyak yang menyatakan mendukung saya,” lugasnya.

Selain dari beragam lapisan masyarakat dan Ormas, rasa optimis bisa menang itu juga muncul pada diri Paslon SanDi, setelah banyaknya parpol (partai politik) baik yang duduk di kursi parlemen maupun non parlemen, yang mengarahkan dukungannya ke pasangan nomor urut 1 tersebut.

”Dari dukungan parpol 6 partai politik yang mempunyai kursi di DPR (DPRD Kabupaten Malang) sudah mendukung saya, dengan jumlah 37 kursi. Itu artinya sudah 75 persen (dukungan dari partai parlemen, red),” ucapnya.

Seperti yang sudah diberitakan, Rabu (9/12/2020) pagi, sekitar pukul 8.45 WIB, Abah Sanusi beserta istri dan didampingi keluarganya, pergi ke TPS dengan berjalan kaki.

Abah Sanusi yang saat itu mengenakan batik warna gelap terlihat mantab dan sumringah saat melangkah menuju ke TPS yang berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya. Sesekali, santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini, juga menyempatkan diri menyapa dan melambaikan tangan kepada masyarakat yang berpapasan dengannya.

Baca Juga : Money Politics di Pilkada Malang, Sri Untari: Bertebaran Amplop, Astaga Banyak Uangnya

 

Bahkan, dibeberapa kesempatan, Abah Sanusi juga tidak canggung untuk mengajak para warga untuk menyalurkan hak suaranya dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Malang.

Setibanya di TPS, Abah Sanusi beserta istri mengikuti instruksi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mencuci tangan, sebelum akhirnya mengisi daftar absensi.

Setelah sempat menunggu beberapa menit, Abah Sanusi beserta istri terpantau memasuki bilik suara yang kemudian memasukkannya kedalam kotak suara.

Tidak lama berselang, Abah Sanusi beserta istri juga menyempatkan diri untuk jarinya diberikan tinta pada jari kelingkingnya, sebagai tanda telah menyalurkan hak suaranya. Setelah sesi wawancara bersama awak media berakhir, Abah Sanusi beserta rombongan terpantau meninggalkan TPS 12.

Saat ini, sosok petahana yang masih mengemban amanah sebagai Bupati Malang ini, terpantau melakukan giat pemerintahan yakni melakukan peninjauan ke sejumlah TPS yang ada di Kabupaten Malang.

Topik
berita malang hari ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru