Tetap Eksis Selama Pandemi, Industri UMKM di Kabupaten Malang Harapkan Bantuan Modal

Dec 08, 2020 16:22
Perajin di Kabupaten Malang yang tetap eksis di tengah pandemi covid-19 (Istimewa).
Perajin di Kabupaten Malang yang tetap eksis di tengah pandemi covid-19 (Istimewa).

MALANGTIMES - Industri dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Malang terus mengalami pertumbuhan dan tetap bertahan di tengah pandemi covid-19. Di masa kebiasaan baru ini, sederet UMKM kembali bergeliat dan terus menunjukkan eksistensinya.

Meski begitu, masalah permodalan nampaknya masih menjadi kendala tersendiri. Para pelaku UMKM pun mengharapkan adanya bantuan suntikan modal dari pemerintah untuk bisa kembali menjalankan usahanya agar lebih lancar lagi.

Baca Juga : Window Dressing Segera Tiba, Tiga Produk Ini Bisa Hasilkan Keuntungan

Salah satunya seperti yang disampaikan perajin mainan tradisional, Fitri Sulastri yang menyebut jika bantuan modal dan pendampingan pemasaran selalu diharapkan oleh pelaku UMKM. Karena selama ini, saingan utama dari pelaku UMKM adalah produksi pabrik yang selalu dibandrol dengan harga yang lebih murah.

"Kami terkendala juga pada proses pemasaran dan kebutuhan bahan dasar," jelasnya.

Diapun berharap agar ke depan Pemerintah Daerah bisa memberikan pendampingan kepada para pelaku UNKM di Kabupaten Malang. Sehingga produk yang dihasilkan juga mampu dipasarkan lebih luas lagi. Selain itu juga bisa meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.

Terpisah, Politisi Demokrat Kabupaten Malang, Bintang Oerip Hidayatullah menilai, pertumbuhan industri UMKM di Kabupaten Malang terus menunjukkan tren positif. Meskipun dalam kondisi sulit seperti pandemi covid-19, pelaku UMKM terus eksis dan tumbuh.

"Untuk itu, dukungan dan perhatian dari pemerintah dan stakeholder industri sangat dibutuhkan bagi mereka agar bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang maju," katanya.

Baca Juga : Buyer dan Seller Akui Kebermanfaatan Digelarnya Table Top Pariwisata Bangkit

Selama ini, pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Malang menurutnya sudah bagus. Hanya saja memang harus lebih dimaksimalkan lagi. Terutama dalam pendampingan pemasaran dan suntikan modal. Karena selama ini, yang banyak dikeluhkan oleh pelaku UMKM selalu yang berkaitan dengan modal dan pemasaran.

Pelatihan pemasaran hingga pengemasan produk agar lebih menarik menurutnya akan bisa mendukung upaya mempertahankan produk UMKM. Sehingga, dia berharap agar pendampingan pelatihan tersebut bisa lebih dimaksimalkan dan menyasar seluruh kalangan masyarakat.

"Terlebih pemasaran secara online, kami rasa itu sangat dibutuhkan oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Malang," pungkasnya.

Topik
UMKM Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru