Window Dressing Segera Tiba, Tiga Produk Ini Bisa Hasilkan Keuntungan

Nov 30, 2020 10:04
Index saham (istimewa)
Index saham (istimewa)

MALANGTIMES - Kenaikan harga saham-saham unggulan (Blue Chips) akan serentak menguat terutama kumpulan saham-saham yang ada di Index Hangseng (HKK) dan Nikkei (JPK) untuk bursa di luar negeri atau investasi di perdagangan berjangka.

Momen tersebut bisa dimanfaatkan investor menjelang akhir tahun yang akan segera tiba, hal itu juga bisa disebut window dressing.

Baca Juga : Dukung UMKM Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah, BI Malang Gelar Pameran KKI

Dikarenakan saat window dressing, dipastikan perusahaan akan mempercantik laporan keuangan atau portofolio investasi mereka.

“Untuk itu, investor jangan sampai melewatkan momen Window dressing (WD), dengan keputusan investasi yang tepat untuk mendapatkan keuntungan maksimal," terang Andri, Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures (BPD) Malang.

Andri menyebut portofolio investasi yang berpeluang menghasilkan pundi-pundi keuntungan saat momen window dressing adalah investasi pada saham-saham unggulan (Blue Chips) yang memiliki kapitalisasi besar.

Pada index saham, Hangseng (HKK) dan Nikkei (JPK) termasuk dalam kategori saham unggulan atau ‘Blue Chip’. Setiap tahunnya, index HKK dan JPK ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada saat momen window dressing dengan pertumbuhan mencapai di atas 10 sampai 30 persen dalam satu hari perdagangan bursa.

Sementara untuk produk derivatif emas dinilai masih menjadi investasi yang relevan di tengah gejolak pasar. Harga emas diyakini masih memiliki ruang untuk bergerak terus naik ke harga yang lebih tinggi.

Harga emas berjangka pada bulan Desember 2020 atau akhir tahun, diprediksi akan menguat 0,09 persen di level US$1.956,60 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas pada pasar spot diprediksi menguat 0,12 persen di level US$1.949,13 per troy ounce.

Baca Juga : Freezer Warna-warni Mulai Ekspansi Pasar Malang Raya

“Untuk itu peluang investor memperoleh cuan pada produk derivatif emas juga cukup besar,” ujar Andri.

Untuk mendapatkan keuntungan besar saat momen window dressing, selain memilih investasi yang tepat, investor harus cermat dalam mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental pada produk investasi yang dipilih.

Pada momen window dressing tahun ini bertepatan dengan dimulainya distribusi vaksin Covid-19 di berbagai negara di dunia. Untuk itu invetor disarankan harus tetap berhati-hati saat bertransaksi di pasar modal, namun menjadi momentum cukup bagus bertransaksi di pasar keuangan seperti produk derivatif emas, index hangseng (HKK), index Nikkei (JPK) dan Forex (mata uang asing), karena fluktuasi harga pada saat momen window dressing cukup menjanjikan.

Karena pada produk derivatif di pasar keuangan berjangka, investor bisa mendapatkan profit dengan memiliki dua arah transaksi yaitu posisi beli (open buy) dan posisi jual (open sell).

Topik
Berita Ekonomi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru