Waspada Iklan Bersponsor di Medsos, Namun Penipuan

Dec 07, 2020 13:18
Capture gambar iklan bersponsor di Facebook terkait hal yang di luar nalar(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Capture gambar iklan bersponsor di Facebook terkait hal yang di luar nalar(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat khususnya para pengguna Facebook, saat ini harus lebih berhati-hati lagi. Pasalnya saat ini produk-produk ataupun jasa yang ditawarkan di Facebook tak semuanya real menjalankan usahanya.

Barang atau jasa yang ditawarkan sangatlah tak masuk di akal. Beberapa akun menawarkan jasa terkait keberkahan, penarikan dana gaib bahkan hingga pesugihan serta hal lainnya yang terkait dengan hal mistis. Bahkan ada juga akun yang namanya mencatut dan memakai nama kiai, namun dalam postingannya memposting terkait pesugihan.

Baca Juga : Kasihan, ABG Dau Kena Tipu Penelpon Mengaku Paman yang Pulang dari Luar Negeri

Bahkan untuk lebih banyak menjangkau pada pengguna akun Facebook, banyak produk-produk atau jasa tersebut sampai diiklankan sebagai iklan berbayar agar menjangkau dan memikat lebih banyak pengguna Facebook.

Seperti halnya saat mengakses marketplace di Facebook. Beberapa akun seperti akun Keberkahan dan akun Kyai Haji Ismail postingannya yang masuk iklan bersponsor, namun ditemui dengan kata-kata promosi seperti keberkahan dana gaib, spiritual murni berjaya. Iklan bersponsor tersebut juga disertai dengan gambar uang maupun seorang laki-laki dan seorang perempuan membawa segepok uang.

Namun saat diklik pada iklan bersponsor tersebut, akan langsung diarahkan menuju link nomor WhatsApp dari si pengiklan. Selain itu, beberapa iklan bersponsor lainnya ketika diklik langsung menuju sebuah website yang intinya sama, menjelaskan hal-hal terkait pesugihan hingga hal gaib lainnya.

"Memang sekarang banyak ditemui. Hal-hal seperti itu kebanyakan aksi penipuan. Oknum pelaku penipuan ini nggak hanya memposting saja, bahkan mereka sampai mengiklankan ke Facebook secara berbayar untuk menjangkau banyak orang," jelas Sugeng Riyadi anggota Cyber Patrol Humas Polresta Malang Kota.

Sehingga dari situ, masyarakat sendiri tentunya harus waspada dan jeli terhadap hal-hal tersebut. Masyarakat diharapkan tidak mudah tergoda akan iming-iming yang menggiurkan, agar terhindar dari aksi penipuan.

Baca Juga : Gara-Gara Motor Bapak Kena Begal, Anak Jadi Korban Penipuan

"Mudah tergoda hal-hal seperti itu, karena sudah pasti penipuan," bebernya.

Sementara itu, dijelaskannya juga, jika korban yang terkena penipuan dengan modus tersebut, cukup banyak dan tersebar di beberapa daerah. Bahkan di Kota Malang, dari laporan terdahulu, yang seringkali terkena dan menjadi korban adalah warga luar Kota Malang.

"Kalau untuk laporan berapa jumlahnya saya kurang tau. Tapi saya amati beberapa memang kebanyakan dari luar kota korbannya. Yang terpenting masyarakat harus lebih berhati-hati," pungkasnya.

Topik
Penipuan Online

Berita Lainnya

Berita

Terbaru