Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam (kiri) bersama Sekretaris Daerah, Wahyu Hidayat (Humas Pemkab Malang)
Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam (kiri) bersama Sekretaris Daerah, Wahyu Hidayat (Humas Pemkab Malang)

MALANGTIMES - H-1 menjelang usai masa jabatan sebagai orang nomor 1 di Kabupaten Malang, Sjaichul Ghulam memaparkan kinerja selama ia menjabat sebagai Pjs Bupati Malang sejak 26 September 2020 lalu.

Bertempat di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jumat (4/12/2020) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Wahyu Hidayat dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang, mendengarkan pemaparan kinerja Pjs Bupati Malang selama menjabat.

Baca Juga : Enam Ranperda Harus Disahkan Desember, Paripurna DPRD Kota Malang Direncanakan Daring

"Selama saya menjabat kan sudah menelurkan 4 peraturan dan sekitar 39 keputusan yang ditambah dengan beberapa APBD yang saya sahkan. Semoga itu bisa menjadikan Kabupaten Malang ke depan bisa lebih baik lagi," ujar Abi Ghulam, sapaan akrabnya, Jumat (4/12/2020).

Menjelang perjalanan akhir masa jabatannya, Kabupaten Malang saat itu memasuki zona oranye penyebaran Covid-19 dan bisa dinaikan menuju zona kuning.

"Walaupun saat ini kembali ke zona oranye lagi, semoga, mudah-mudahan kita bisa kembali ke kuning lagi dan bisa menuju hijau," harapnya.

Abi juga memiliki kenangan yang paling melekat, yakni merasa lebih dekat dengan OPD walaupun hanya sekitar 2 bulan saja menjabat sebagai Pjs Bupati Malang.

"Dekat dengan OPD itu, saya merasa milik mereka dan mereka milik saya. Artinya, tidak ada yang perlu dirahasiakan dan saling terbuka," ujarnya.

Tentunya, lanjut Abi, dirinya merasa sangat berterimakasih dengan kinerja OPD yang sangat luar biasa. Dirinya hanya memfasilitasi dan membimbing kinerja para OPD hingga saat kini kinerjanya sangat bagus.

Baca Juga : Puluhan Jukir Ikuti Pembinaan, Kadishub: Jukir Kota Batu Harus Keren

"Memang ada beberapa yang telah saya paparkan kepada OPD, semoga ke depan lebih bagus," imbuhnya.

Saat ditanya terkait evaluasi, Abi menjawab, hanya butuh kecepatan saja. Dalam hal ini para OPD yang memang sudah cepat dan tanggap, diharuskan bisa lebih cepat lagi untuk bisa menyelesaikan apapun yang menjadi tanggung jawabnya.

"Evaluasinya ya kecepatan saja. Bukan saya bilang tidak cepat. Hanya saja jika lebih cepat lagi kan bisa lebih baik. Semua urusan jika diselesaikan lebih cepat dan baik itu akan menjadi hal yang sangat bagus. Ini juga kan untuk Kabupaten Malang ke depannya," tutupnya.