Kabid Rehlinjamsos Titik Kristiani (pakaian dinas, kiri) saat mendampingi KaDinsos-P3AP2KB Kota Malang Peni Indriani. (Hendra Saputra)
Kabid Rehlinjamsos Titik Kristiani (pakaian dinas, kiri) saat mendampingi KaDinsos-P3AP2KB Kota Malang Peni Indriani. (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang tahun 2021 akan lebih banyak menyerap aspirasi disabilitas. Bahkan nantinya aspirasi itu akan dipadukan dengan program yang telah disusun.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial (Rehlinjamsos) Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Titik Kristiani mengatakan bahwa hasil musrenbang selama ini diadopsi dengan mempertimbangkan anggaran yang tersedia.

Baca Juga : Berhasil Berkembang, 9 BUMDes di Kabupaten Malang Dapat Bantuan Rp 50 Juta

"Ada yang meminta adanya pertemuan untuk menampung suara disabilitas, Kami sepakati, dan sebenarnya itu untuk 2022. Tapi karena 2021 sudah memungkinkan, maka Pusresos Dinsos dan organisasi disabilitas akan mengadakan pertemuan meskipun tidak setiap bulan. Kami akan coba setiap tiga bukan sekali," ungkap Titik.

Untuk menjaring aspirasi  disabilitas itu, Dinsos-P3AP2KB akan memadukan dengan program yang ada nantinya. "Yang bisa kami lakukan dan bisa kami terapkan pada suatu kegiatan. Kalau tidak bisa, kami akan lakukan dengan cara cari sponsor," jelasnya.