Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (pegang surat pernyataan) ketika membuat surat pernyataan dihadapan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar (empat dari kanan) (Foto : Istimewa)
Calon Bupati Malang dari pasangan SanDi nomor urut 1, Sanusi (pegang surat pernyataan) ketika membuat surat pernyataan dihadapan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar (empat dari kanan) (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Apabila kembali diamanahi memimpin Kabupaten Malang, paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) berkomitmen akan menjalankan roda pemerintahan seperti yang sudah dianjurkan dalam ajaran agama islam.

Komitmen tersebut tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani dan disaksikan langsung oleh Ketua PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jawa Timur (Jatim), KH Marzuki Mustamar, Kamis (3/12/2020) pagi.

Baca Juga : SanDi Perjuangkan Kebutuhan Dasar 1 Juta DPT dari Kalangan Perempuan di Kabupaten Malang

”Apabila diamanahi menjadi Bupati Malang, saya sebagai kader NU komitmen akan membangun Kabupaten Malang bersama-sama dengan NU," ungkap Calon Bupati Malang nomor urut satu, Sanusi saat dikonfirmasi awak media usai penandatanganan surat pernyataan.

Pernyataan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, sejatinya sesuai dengan tiga poin utama yang tertera dalam surat pernyataan, yang ditandatangani di hadapan sosok KH Marzuki Mustamar.

Khususnya pada yang tertera dalam poin pertama, yakni pernyataan akan tetap setia kepada ajaran Islam Ahlussunnah Waljamaah An Nahdliyah.

Selain tunduk pada ajaran Islam saat menjalankan roda pemerintahan, paslon SanDi juga berkomitmen akan senantiasa taat dan selalu merujuk kepada para kiai NU, saat membuat keputusan strategis selama memerintah di Kabupaten Malang.

”Sehingga nantinya penataan pemerintahan di Kabupaten Malang tidak akan terlepas dari petunjuk dan arahan dari para kiai serta Pengurus NU," terang Santri yang juga pernah menimba ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum ini.

Di dalam surat pernyataan hitam di atas putih bermaterai ini, pada poin terakhir, yakni pada poin ketiga, paslon SanDi juga berkomitmen akan tetap membela kepentingan ajaran NU, Dakwah NU, Kesejahteraan NU dan Pendidikan NU.

Baca Juga : Penilaian Publik terhadap Kinerja Bupati Malang Sanusi Tunjukkan Tren Positif

”Sebagai kader NU, sudah seharusnya saya tawadhu’ kepada para kiai. Termasuk mendengarkan arahan dari KH Marzuki Mustamar, yang secara garis besarnya ada dalam surat pernyataan yang telah kami tanda tangani,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dalam surat pernyataan yang dibuat oleh kandidat Pilkada Kabupaten Malang dengan tagline Malang Makmur ini, juga turut ditandatangani oleh beberapa tokoh  agama dan dan politisi.

Selain Abah Sanusi, dalam surat pernyataan tersebut turut ditandatangani oleh Calon Wakil Bupati Malang yang mendampingi Abah Sanusi sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto dan Sekretaris DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Malang, Darmadi.

Di bagian terakhir, surat pernyataan yang dibuat paslon SanDi ini juga diketahui dan ditandatangani langsung olen Ketua PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Malang, Umar Usman dan Ketua PWNU Jatim, KH KH Marzuki Mustamar.