Alumni Ponpes Al-Maqbul Nyatakan Dukungan pada Paslon LaDub, Percaya Kiprah Bu Nyai

Dec 03, 2020 06:59
Para alumni Ponpes Al-Maqbul, Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang yang telah menyatakan dukungan kepada Paslon LaDub di Pilkada Kabupaten Malang 2020. (Foto: Dok. Malang Bangkit) 
Para alumni Ponpes Al-Maqbul, Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang yang telah menyatakan dukungan kepada Paslon LaDub di Pilkada Kabupaten Malang 2020. (Foto: Dok. Malang Bangkit) 

MALANGTIMES - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 2 yakni Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) semakin kuat. 

Hal ini dikarenakan basis-basis alumni dari pondok pesantren (ponpes) di Jawa Timur dan Kabupaten Malang yang telah menyatakan dukungannya kepada Paslon LaDub dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020. 

Baca Juga : SanDi Perjuangkan Kebutuhan Dasar 1 Juta DPT dari Kalangan Perempuan di Kabupaten Malang

Kali ini giliran alumni Ponpes Al-Maqbul, Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang yang secara terbuka dan resmi menyatakan dukungannya kepada Paslon LaDub. 

Koordinator alumni Ponpes Al-Maqbul, Haji Mujib dan Gus Fuad mengungkapkan bahwa pernyataan dukungan ini dikarenakan melihat sosok Lathifah Shohib yang merupakan cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yakni KH. Bisri Syansuri. 

"Kiprah Bu Nyai (sapaan Lathifah Shohib, red) dalam dunia pesantren sudah tidak diragukan. Sehingga Insya Allah jika beliau menjadi Bupati Malang maka akan bisa memajukan ponpes," ungkapnya kepada pewarta. 

Gus Fuad menambahkan, bahwa selain merupakan sosok cucu salah satu pendiri NU, Bu Nyai juga memiliki pengalaman di dunia legislatif pusat yakni sebagai anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI selama dua periode. 

Terlebih lagi sosok Calon Wakil Bupati Malang nomor urut dua yakni Didik Budi Muljono juga memiliki banyak pengalaman di dunia birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Seperti diketahui, dia terakhir menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang yang merupakan jabatan tertinggi ASN (Aparatur Sipil Negara) di pemerintahan daerah. 

Sehingga, menurut Gus Fuad bersama seluruh komponen alumni Ponpes Al-Maqbul, kombinasi antara Bu Nyai dan Pak Didik yang memiliki pengalaman di pusat dan di daerah, merupakan pasangan yang serasi untuk membuat Kabupaten Malang menjadi bangkit dan dapat maju kembali. 

"Sosok Nasionalis Religius ada di Paslon LaDub. Sehingga kami optimis Bu Nyai dan Pak Didik bisa memenangkan Pilkada Kabupaten Malang Tahun 2020," terangnya. 

Baca Juga : Penilaian Publik terhadap Kinerja Bupati Malang Sanusi Tunjukkan Tren Positif

Secara terpisah, Bu Nyai Lathifah Shohib mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yabg diberikan oleh jajaran alumni Ponpes Al-Maqbul, yang telah bersiap bergerilya memenangkan Paslon LaDub di Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

"Insya Allah semua kekuatan saat ini sudah berkumpul. Para tokoh agama, kyai dan ulama serta tokoh kalangan nasional sudah sepakat bulat memenangkan Paslon LaDub di Pilkada Kabupaten Malang 2020," ujarnya. 

Jika diberikan amanah memimpin Kabupaten Malang bersama Pak Didik, Bu Nyai juga telah menegaskan bahwa pihaknya nanti ke depan akan menjalankan amanat para kyai dan para ulama untuk masyarakat Kabupaten Malang yang sejahtera lahir dan batin, serta bangkit dari keterpurukan. 

Hingga sampai saat ini, enam hari menjelang hari pencoblosan di tanggal 9 Desember 2020, semua komponen yang telah menyatakan dukungannya kepada Paslon LaDub terus mengawal basis-basis suara di pelosok-pelosok desa di Kabupaten Malang. 

Serta untuk Paslon LaDub sendiri juga terus berkampanye blusukan ke pelosok desa di Kabupaten Malang untuk meyakinkan dan menyerap aspirasi serta keresahan secara langsung dari masyarakat Kabupaten Malang.

Topik
paslon ladub

Berita Lainnya

Berita

Terbaru