Paslon SanDi kandidat nomor urut satu (paling kiri) saat menyampaikan statmennya dalam mengawali debat publik seri pamungkas (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Paslon SanDi kandidat nomor urut satu (paling kiri) saat menyampaikan statmennya dalam mengawali debat publik seri pamungkas (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mengawali debat publik seri pamungkas Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, paslon (Pasangan Calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang dari kandidat nomor urut 1, Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan kesembuhan bagi Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Sirajd, Selasa (1/12/2020) malam.

”Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirajd yang sedang sakit mudah-mudahan segera diberi kesembuhan,” ungkap Calon Bupati Malang Sanusi, sembari mengucapkan lafadz surat Al-Fatihah.

Baca Juga : Peringati Serangkaian Haul Gus Dur, Paslon SanDi Gelar Istigasah dan Doa Bersama

Selain mendoakan kesembuhan bagi KH Said Aqil Sirajd yang sedang menjalani perawatan karena terpapar Covid-19, politisi yang akrab disapa Abah Sanusi ini juga mengawali debat publik seri pamungkas dengan mengirim doa Al-Fatihah untuk memperingati haul KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

”Bulan ini (Desember 2020) merupakan haul-nya Gus Dur. Semoga arwahnya diampuni dosa-dosanya dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, Al-Fatihah,” timpal Abah Sanusi.

Di sisi lain, dalam sesi pertama debat publik seri pamungkas ini, paslon SanDi juga memaparkan visi dan misi yang diusung kandidat yang memiliki tagline Malang Makmur ini. Salah satunya adalah di sektor pendidikan.

”Ke depan apabila terpilih, sektor pertama yang ingin kami optimalkan adalah di bidang pendidikan. InsyaAllah peningkatan Bosda tahun ini bisa direalisasi, sehingga mampu mewujudkan pendidikan gratis. Selain itu, kami juga akan menciptakan pendidikan secara berkelanjutan di Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Selain di sektor pendidikan, paslon SanDi juga ingin mendongkrak bidang perekonomian. Salah satunya adalah dengan cara mengoptimalkan sektor pertanian. 

”Untuk sektor ekonomi akan kami tingkatkan semua potensi yang ada di Kabupaten Malang. Salah satunya di sektor pertanian, di mana produksi padi yang semula 10 ton bisa meningkat menjadi 15 ton dalam sekali panen,” jelasnya.

Baca Juga : Paslon LaDub Dapat Dukungan dari Putra Rais Aam PBNU, Turun Gunung Galang Suara

Merujuk pada tema debat publik seri pamungkas, yakni tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, paslon SanDi mengaku bakal mempermudah fasilitas pelayanan pengurusan data kependudukan dan sektor pelayanan kesehatan.

”Terkait pelayanan publik kami mendapatkan juara ketiga di sektor inovasi terbaik di Jatim (Jawa Timur). Sedangkan di sektor kesehatan, bagi masyarakat yang tidak mampu akan mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara gratis,” tukasnya.

Sekedar informasi, saat berita ini ditulis, debat publik seri pamungkas masih berlangsung. Terpantau ketiga kandidat mulai dari paslon SanDi, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (Ladub), dan Sam HC (Heri Cahyono)-Sam GH (Gunadi Handoko) masih memaparkan sederet program unggulan masing-masing kandidat, di sektor tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.