Bupati dan Wabup Lumajang di Pos Pengamatan Gunung Semeru (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati dan Wabup Lumajang di Pos Pengamatan Gunung Semeru (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

MALANGTIMES - Pagi ini, Senin (1/12) Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq dan Wabup Ir. Indah Amperawati melakukan kunjungan di pos pantau gunung api Gunung Sawur Candipuro Lumajang.

Di Pos Pengamatan Gunung Semeru Lumajang Bupati dan Wabup Lumajang mendapatkan informasi terkait aktivitas Gunung Semeru yang menumpahkan debu vulkanik cukup besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru, dan sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman lahar dingin bagi kawasan yang dilintasi DAS Semeru.

Baca Juga : Ikutan Giveaway Tsunami 1.260, Dapat Voucher Inez Cosmetics Diskon 25% All Item!

"Kondisi Gunung Semeru pagi ini mulai stabil. Tapi tetap siaga dan waspada karena bekas lahar panas Semeru telah mencapai 30 hingga 40 meter dari dasar DAS Semeru," kata Bupati Lumajang.

Bupati juga berhara agar masyarakat sekitar DAS Semeru meningkatkan kewaspadaan,  jika siang ini turun hujan di sekitar lereng Semeru.

"Saya minta, masyarakat yang ada di sekitar DAS lahar Semeru untuk waspada bila hujan turun. Karena dimungkinkan akan menjadi arus sungai dari lahar dingin Semeru meluas ke pemukiman," kata Bupati kemudian.

Bupati Lumajang juga berharap agar masyarakat tidak menjadikan kawasan yang sekarang menjadi tumpukan material vulkanik Semeru sebagai tontotan untuk pengambilan foto atau video.

Baca Juga : Ketum PBNU Terpapar Covid-19, Bu Nyai Lathifah Berdoa Semoga Segera Diberikan Kesembuhan

Bupati Lumajang menjelaskan pihak Badan Penanggulanangan Bencana Darah (BPBD) Lumajang telah menyiapkan titik evakuasi jika terjadi lahar dingin atau kegiatan vulkanik susulan dari Gunung Semeru.

"Beberapa pemukiman telah dipersiapkan untuk evakuasi, sehingga material bekas lahar panas Semeru, aman dari pemukiman masyarakat," tegasnya kemudian.