Petugas saat melakukan pembersihan tanah longsor di Jalan Raya Sumber Brantas, Desa Sumber Brantas  Kecamatan Bumiaji, Minggu (29/11/2020). (Foto: istimewa)
Petugas saat melakukan pembersihan tanah longsor di Jalan Raya Sumber Brantas, Desa Sumber Brantas  Kecamatan Bumiaji, Minggu (29/11/2020). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Tanah longsor lagi-lagi terjadi, kali ini terjadi di kawasan Jalan Raya Sumber Brantas, Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji. Kejadian itu terjadi penyebabnya hujan dengan intensitas tinggi di Kota Batu, Minggu (29/11/2020).

Terlihat plengsengan yang ambrol itu dengan dimensi panjang 6 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 10 meter. Akibatnya material longsor menutup bahu jalan dan saluran drainase.

Baca Juga : Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Warga di Kepanjen Porak-poranda

“Material longsor yang dipenuhi dengan rumput-rumput yang tebal itu langsung menurup setengah bahu jalan dan saluran drainase yang ada tepat di bawahnya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu.

Mendapati informasi tersebut tim dari BPBD Kota Batu, Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu, dan garda relawan langsung menuju lokasi. Sebab material longsor menutup setengah jalan sehingga harus dikondisikan.

Pembersihan material longsor pun langsung dilakukan agar tidak membahayakan para pengendara yang melintas jalan tersebut. Terlebih itu merupakan jalan utama. 

Menurutnya tanah longsor itu bisa terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Batu. Menyebabkan plengsengan non teknis mengalami ambrol dan menutup bahu jalan serta saluran drainase.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadapa musim hujan di Kota Batu. Khususnya terhadap bencana tanah longsor yang bisa terjadi, khususnya di daerah rawan.

Baca Juga : Satu Rumah di Desa Tulungrejo Tersambar Petir

“Masyarakat harus lebih waspada saat hujan turun. Karena bencana sewaktu-waktu bisa terjadi khususnya di wilayah yang rawan,” imbaunya.

Daerah rawan tanah longsor dengan luasan 4.720 hektar yang rawan itu berada di kawasan zona merah rawan bencana. Yakni di Kecamatan Bumiaji berada di Desa Gunungsari, Desa Tulungrejo, dan Desa Sumber Brantas.