Petugas gabungan saat melakukan assesment di lokasi terdampak angin kencang (Foto: Istimewa)
Petugas gabungan saat melakukan assesment di lokasi terdampak angin kencang (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Malang, memicu terjadinya bencana, Sabtu (28/11/2020). Sedikitnya ada 17 rumah warga yang tinggal di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang yang dikabarkan rusak akibat diterjang hembusan angin kencang.

”Dari 17 rumah warga, 1 di antaranya mengalami rusak berat hingga saat ini tidak bisa ditempati,” ungkap Kasi Pelayanan PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Amirul Yasin saat dikonfirmasi Sabtu (28/11/2020) petang.

Baca Juga : Gara-Gara Drainase Tersumbat, Air Meluap Masuk ke Rumah Warga di Kota Batu

Untuk rumah warga yang dikabarkan rusak sedang akibat diterjang angin kencang, lanjut Yasin, tercatat ada 6 rumah. Sedangkan 10 rumah warga lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan.

”Meski menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa maupun luka atas insiden tersebut,” ucapnya.

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum musibah angin kencang ini terjadi, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB hujan dengan intensitas tinggi terjadi di sekitaran wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Tidak lama kemudian, tepatnya sekitar pukul 13.30 WIB hujan deras tersebut memicu terjadinya angin kencang. Dalam sekejap, belasan rumah warga dikabarkan porak-poranda lantaran diterjang angin kencang.

”Sampai dengan tadi sore, tim gabungan masih melakukan assesment di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga : Satgas DPUPRPKP Keruk Sedimentasi Usai Banjir Galunggung, Material dan Sampah Capai 1 Truk

Sekedar diketahui, tim gabungan yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi rumah warga yang terdampak musibah angin kencang ini, meliputi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Tanggap Darurat Bencana PMI Kabupaten Malang, Tagana, relawan, jajaran Muspika, hingga perangkat desa setempat.

”Untuk kerugian dan lain sebagainya masih dalam pendataan, kabar selanjutnya menyusul,” tukasnya.