Jaran Kepang dan Bantengan Kota Batu Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Nov 15, 2020 15:57
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan sertifikat kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq dalam acara Anugerah Seni Budaya tahun 2020 di Surabaya, Sabtu (14/11/2020) malam. (Foto: istimewa)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan sertifikat kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq dalam acara Anugerah Seni Budaya tahun 2020 di Surabaya, Sabtu (14/11/2020) malam. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Kota Batu kembali mendapatkan sebuah penghargaan. Kali ini dari menteri pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud). 

Ada dua kategori di bidang kebudayaan dari Kota Batu yang ditetapkan mendikbud sebagai warisan budaya. Ke  dua sertifikat itu langsung diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq dalam acara Anugerah Seni Budaya tahun 2020 di Surabaya, Sabtu (14/11/2020) malam.

Baca Juga : Kembali Wadahi Kreativitas Masyarakat, Gedung Dewan Bergemuruh Pertunjukan Teater

“Kota Batu mendapatkan sebuah kehormatan dan amanah di bidang kebudayaan dengan mendapatkan dua sertifikat warisan budaya dari menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia,” kata Arief, Minggu (15/11/2020).

Dua sertifikat yang diterima itu adalah sertifikat warisan nudaya tak benda untuk kesenian jaran kepang dan sertifikat warisan budaya tak benda untuk kesenian bantengan. 

Selama ini memang Kota Batu kental akan kedua seni budaya tradisional tersebut. Bahkan setiap ada kegiatan, tidak bisa lepas dari dua kesenian tradisional tersebut. “Karena kedua kesenian tradisional ini, kami menyampaikan potensi dan akhirnya dinyatakan,” imbuh Arief. “Alhamdulillah jaran kepang dan bantengan diakui sebagai warisan budaya nasional dari Kota Batu,” sambung warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu ini.

Baca Juga : Kongres Kebudayaan Kota Batu 2020 Ditutup, Apresiasi Mengalir

 Dengan diterimanya sebuah kehormatan itu, ke depan pihaknya ingin benar-benar menggiatkan kembali seni bantengan dan jaran kepang. “Nanti akan digiatkan kembali bantengan sama jaran kepang, dikemas dengan apik bahwa karya seniman Kota Batu luar biasa. Dan semoga seni dan budaya di Kota Batu terus tereksplorasi dan lestari serta semakin dikenal oleh dunia,” harap Arief.

Topik
Jaran KepangBantengan Kota Batuwarisan budaya tak benda

Berita Lainnya

Berita

Terbaru