Kembali Wadahi Kreativitas Masyarakat, Gedung Dewan Bergemuruh Pertunjukan Teater

Nov 10, 2020 20:57
Aksi para pemain teater memeriahkan pentas drama dari Teater Ideot di hall Gedung DPRD Kota Malang, Selasa malam (10/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Aksi para pemain teater memeriahkan pentas drama dari Teater Ideot di hall Gedung DPRD Kota Malang, Selasa malam (10/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Bergemuruh. Begitulah suasana hall lantai 1 Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (10/11/2020) malam. Tabuhan musik dan aksi-aksi para tokoh seni memeriahkan pementasan drama dari Teater Ideot besutan Moehammad Sinwan.

Ya, gedung DPRD Kota Malang kembali memfasilitasi event-event kreatif warga. Sebelumnya, pameran UMKM batik hingga pertunjukan seni juga telah ditampilkan.

Baca Juga : Pengalaman Baru, Sensasi Nonton Bioskop di Era New Normal dengan Protokol Covid-19

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyampaikan, fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasinya atas karya-karya seni budaya dari warga Kota Malang.  "Gedung ini saya sampaikan sangat terbuka bagi siapapun warga yang ingin memanfaatkan. Saya apresiasi betul, apalagi untuk pelestarian budaya dan tradisi seni di Kota Malang," ujarnya.

Menurut Made, hadirnya pertunjukan seni budaya kali ini menjadi salah satu bentuk mewadahi para pelaku seni yang terdampak covid-19. Sebelumnya aksi pentas harus terhenti lantaran belum diizinkannya menggelar acara dengan mendatangkan massa yang banyak.

Pihaknya mendukung penuh penggunaan hall Gedung DPRD Kota Malang ini untuk para pelaku usaha dan siapa pun masyarakat yang membutuhkan tempat. "Dan ini gratis, silakan digunakan, dipakai dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Tapi tetap jaga protokol kesehatannya dan gunakan masker," imbuhnya.

Penampilan drama pementasan 'Dua Drama Mini Kata' ini diharapkan Made memberikan inspirasi bagi siapa saja yang menyaksikan. Terlebih, pentas kali ini menjadi penanda event kesenian Teater Ideot yang memberikan sumbangsih lebih dari 30 tahun.

Ke depan, kesenian budaya dinilai akan lebih banyak melibatkan generasi muda untuk berkreasi lebih menarik lagi.  "Banyak pelajar yang terlibat. Artinya pentas teater drama seperti ini telah memberikan dampak yang positif. Selain memberi ruang, anak-anak muda juga dapat bekreasi menghidupkan terus budaya pentas seni drama di Kota Malang," tandasnya.

Baca Juga : Kondisi Kota-Kota di Indonesia 100 Tahun Lalu, Bali Bertelanjang Dada, Jawa Mandi di Kali

Sementara itu, pendiri Teater Ideot Moehammad Sinwan mengungkapkan ada dua penampilan drama yang dihadirkan dalam pementasan kali ini. Yakni, berjudul 'Ndek Ndek Sur' dan 'Bendera Rubuh'

Ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas diberikannya ruang fasilitas bagi pelaku seni. Menurut dia, di masa pandemi covid-19, hal ini tak hanya mengembalikan semangat para pelaku seni untuk hadir menghibur masyarakat, melainkan juga sebagai wadah baru untuk berkreasi lebih menularkan ide seni kepada masyarakat luas.

"Tentu dengan ditampilkannya di gedung DPRD Kota Malang ini, akan menambah nilai dari kreasi seni teater ini. Karena seni ini ditampilkan dari rakyat dan untuk rakyat," ungkapnya.

Topik
DPRD Kota Malangteater musik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru