Paslon SanDi Bakal Realisasikan Anggaran Rp 50 Miliar untuk Bangun SLB

Nov 14, 2020 18:47
Calon bupati Malang dari paslon SanDi nomor urut 1 Sanusi (pegang mikrofon) saat menjelaskan program untuk mewujudkan Malang Makmur. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon bupati Malang dari paslon SanDi nomor urut 1 Sanusi (pegang mikrofon) saat menjelaskan program untuk mewujudkan Malang Makmur. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Calon bupati dan wakil bupati Malang, dari pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatoto Subroto) berencana merealisasikan pembangunan SLB (sekolah luar biasa) di wilayah Kabupaten Malang.

”Ini (SLB) sudah kami programkan. Nanti mau kami bangun. Kami dapat bantuan dari menteri sosial,” ungkap calon bupati Malang dari paslon SanDi, Sanusi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Deretan Orang Terlatih Dalam Gus Ali Center, Siap Menangkan LaDub di Pilkada 2020

Rencananya, pembangunan sekolah bagi siswa berkebutuhan khusus tersebut bakal dibangun di wilayah Malang Utara. Tepatnya di kawasan Kecamatan Singosari. ”Kami dapat bantuan dari menteri sosial untuk membangun semacam SLB di Singosari,”  kata Sanusi.

Berapa anggaran untuk pembangunan SLB yang disediakan menteri sosial? Pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini mengaku belum mengetahui secara pasti berapa alokasi dana pembangunan SLB itu.

Namun dari kabar terbaru yang diterimanya, kemungkinan besar anggaran yang disediakan untuk membangun SLB  mencapai kisaran puluhan miliar. ”Belum tahu pasti, mungkin sekitar Rp 50 miliar nanti (anggaran untuk membangun SLB),” sambung Sanusi.

Jika kembali diamanahi sebagai bupati Malang, Sanusi berjanji jika anggarannya sudah turun, dirinya bakal segera merealisasikan pembangunan SLB.

”Nanti kami petakan sesuai dengan kebutuhan, apa yang dibutuhkan dan berapa siswa yang memiliki kebutuhan khusus di Kabupaten Malang,” ungkap politisi dari PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) ini.

Baca Juga : Paslon SanDi Bakal Bangun Outllet UMKM di Stadion Kanjuruhan dan Jalibar untuk Mantan TKI

Meski bisa dilakukan saat masa cutinya sebagai bupati Malang berakhir, Sanusi memperkirakan  tahapan untuk memulai pembangunan SLB kemungkinan baru bisa dimulai pada  2021 mendatang.

Alasan mengapa baru bisa dibangun tahun depan, menurut Sanusi, salah satunya disebabkan adanya status pandemi covid-19. ”Pandemi (covid-19) itu masih belum memungkinkan (untuk mulai membangun SLB). Kemungkinan baru dimulai pada 2021. Tahun depan akan kami kerahkan untuk memulai merealisasikan pembangunan SLB di Singosari,” pungkasnya.

 

Topik
Paslon SandiTim Kampanye Bapaslon SanDiprogram paslon sandi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru