Penak PKK Dispendukcapil Kota Batu Raih Top 30 Kovablik Pemprov Jatim

Nov 13, 2020 18:49
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama aparatur sipil negera Kota Batu saat menunjukkan piagam dan piala pemghargaan di di The Singhasari Resort Kota Batu, Jumat (13/11/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama aparatur sipil negera Kota Batu saat menunjukkan piagam dan piala pemghargaan di di The Singhasari Resort Kota Batu, Jumat (13/11/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemkot Batu selama ini terus berupaya memberikan pelayanan publik dengan maksimal untuk warganya. Upaya itu pun terbukti melalui inovasinya yang dinamakan Pelayanan Akta Kelahiran Kolektif melalui TP PKK (Penak PKK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendulcapil) Kota Batu. Di mana melalui program Penak PKK itu berhasil meraih prestasi tingkat Jawa Timur (Jatim).

Prestasi yang diraih Dispendukcapil Kota Batu adalah penghargaan Top 30 kompetisi inovasi pelayanan publik (Kovablik) Pemprov Jatim 2020. 

Baca Juga : Capaian Positif di Tengah Pandemi, Bapenda Kota Malang Diapresiasi KPK

Penghargaan itu langsung diberikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di The Singhasari Resort Kota Batu, Jumat (13/11/2020). 

“Sangat bahagia, karena sempat beberapa kali inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Batu masuk kategori. Tapi baru ini yang masuk Top 30,” ungkap Dewanti usai acara penyerahan dan penganugerahan tersebut. 

Ia menambahkan, jika ada beberapa OPD yang mengajukan inovasinya, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dispendukcapil. Namun dari beberapa OPD yang berhasil meraih penghargaan melalui inovasinya hanya Dispendukcapil.

“Semoga di tahun mendatang banyak OPD yang punya inovasi menarik dan programnya ini bisa berjalan baik. Dan supaya bisa memotivasi OPD lainnya menemukan inovasi baru yang menarik,” imbuhnya.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, lanjutnya, agar OPD lain di lingkungan Pemkot Batu termotivasi membuat program-program inovatif untuk masyarakat. 

“Semoga di tahun depan bisa dapat penghargaan inovasi lebih dari satu OPD,” harap politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga : UMK Kota Batu Masih Belum Final, Pembahasan Diboyong ke Provinsi

Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan, untuk meningkatkan kualitas serta memberikan pelayanan publik yang mudah, murah dan cepat maka birokrasi dituntut untuk lebih kreatif dan selalu berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Karena itu, untuk mendorong penciptaan inovasi dan menumbuhkan suasana kompetitif antar daerah/instansi, maka Pemprov Jatim mengadakan Kovablik. 

“Tujuan kompetisi adalah untuk menjaring inovasi pelayanan publik, baik dari Perangkat Daerah Provinsi maupun dari Kabupaten/Kota. Menggunakan inovasi pelayanan publik untuk memberikan manfaat dalam mendorong dan mempercepat pencapaian program pemerintah melalui one agency one innovation,” terangnya.

Sebagai informasi, Jatim menjadi lumbung inovasi di Indonesia. Pada tahun 2020, Provinsi Jatim tercatat telah mengikuti kompetisi tingkat nasional terkait inovasi. Diantaranya 37 inovasi pada kompetisi Sinovik Kemenpan RB, 12 inovasi pada inovasi era new normal Kemendagri dan 52 inovasi pada apresiasi penanganan covid-19 Kemenpan RB. 

 

Topik
Walikota Batu Dewanti Rumpokopenghargaan kovablik jatimDispendukcapil Kota Batuprogram penak pkk

Berita Lainnya

Berita

Terbaru