Tak Ingin Kecolongan Lagi, 40 Pegawai Disporapar Jalani Rapid Test

Nov 09, 2020 16:45
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif . (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif . (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Sebanyak 40 pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menjalani rapid test. 

Hal itu menyusul adanya tiga pegawai yang terpapar covid-19. Ketiga pegawai tersebut yakni kepala Disporapar, salah satu kepala seksi Disporapar, dan satu orang sopir.

Baca Juga : Lagi ASN Terpapar Covid-19, Kantor OPD di Kota Malang Ini Ditutup

 Langkah skrining dengan melakukan rapid test ini juga sebagai bentuk antisipasi agar tak lagi kecolongan dengan kemunculan pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19 dari klaster perkantoran.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, dari 40 pegawai yang telah di-rapid test, hasilnya sejauh ini diketahui non-reaktif.

"Tracing itu sudah dilakukan di internal Disporapar, lalu dilakukan testing dengan rapid test di Labkesda sekitar 40. Hasilnya insya Allah non-reaktif," ujarnya, Senin (9/11/2020).

Husnul menjelaskan, kronologi ketiga pegawai yang terpapar covid-19 tersebut masih dilakukan tracing. Artinya, belum diketahui secara pasti apakah memang dari saat melakukan perjalanan jauh atau di lingkup perkantoran saja.

"Dari mana terpaparnya itu, kami kan tracing-nya masih berjalan juga. Artinya yang bersangkutan dari giat di kantor Disporapar atau mungkin perjalanan dil uar Disporapar. Itu masih dilakukan tracing lebih lanjut," imbuhnya.

Baca Juga : 4.562 Orang Lakukan Swab Test di Kota Batu, Hasilnya 527 Orang Dinyatakan Positif

Sementara itu, untuk mencegah penyebaran virus area kantor Disporapar yang berada di Jl Tenes atau lingkup Stadion Gajayana Kota Malang, telah dilakukan general cleaning secara menyeluruh. "Disporapar telah dilakukan general cleaning atau disinfektan yang menyeluruh, seluruh bagian. Jadi, sampai dari pintu barat ke pintu timur, semuanya," terang pria yang juga juru bicara Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang ini.

Dalam kondisi ini, sistem pelayanan di Kantor Disporapar tetap dijalankan meskipun sebagian besar pegawainya diberlakukan work from home (WFH) sementara waktu.

"Keberadaan dari Kantor Disporapar secara umum itu tidak memberikan pelayanan, tapi ada yang melakukan tugas jaga di situ. Untuk pelayanan sewaktu-waktu yang mendadak di bagian Disporapar," ungkapnya.

Topik
dinas olahraga dan pariwisata kota malangDispora Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru