Lagi ASN Terpapar Covid-19, Kantor OPD di Kota Malang Ini Ditutup

Nov 05, 2020 13:30
Kondisi depan kantor Disporapar Kota Malang yang ditutup sementara waktu. (Foto: Istimewa).
Kondisi depan kantor Disporapar Kota Malang yang ditutup sementara waktu. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali dikabarkan terpapar Covid-19. Terbaru, sejumlah pegawai di kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). 

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan setidakya ada tiga pegawai yang terpapar Covid-19. Di antaranya, Kepala Disporapar, salah satu Kepala Seksi Disporapar dan satu orang sopir. 

Baca Juga : Satu lagi Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Malang

Imbas dari kejadian ini, kantor yang berada di Jl Tenes di lingkup Stadion Gajayana Kota Malang itu saat ini dilakukan penutupan sementara untuk proses sterilisasi.

"Disporapar sudah tak sampaikan, bahwa mulai hari kemarin (Rabu, 4/11/2020) sebetulnya saya minta untuk WFH (Work From Home) dan kita minta kosongkan untuk disemprot (disterilisasi). Karena, salah satu kepala dinasnya sudah terpapar Covid-19," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Kamis (5/11/2020).

Instruksi penutupan kantor tersebut dijelaskan Sutiaji akan dilangsungkan hingga Minggu (8/11/2020). Dengan demikian pada Senin (9/11/2020) mendatang aktivitas di area kantor Disporapar diizinkan beroperasional kembali. "Senin nanti dibuka kembali," imbuhnya.

Dari tiga pegawai yang terkonfirmasi tersebut, ia mengatakan jika yang pertama kali terpapar Covid-19 adalah Kepala Disporapar. Hal ini pun ditegaskan telah berlangsung sejak kurang lebih satu pekan yang lalu. "Dia (Kepala Disporapar) waktu itu liburan panjang. Sebelum libur akhir bulan Oktober ini beliau mengambil cuti dan cukup panjang untuk pulang ke Bali, namun kondisinya telah sembuh. Tetapi belum kembali ke sini," jelasnya.

Lebih jauh, Sutiaji mengungkapkan jika pada hari ini juga ada salah satu Kabid di Disporapar yang meninggal dunia. Penyebab utamanya, lantaran memiliki penyakit bawaan atau komorbid yang cukup banyak.

Baca Juga : Update Covid-19: Singosari Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Malang

"Hari ini ada yang meninggal, kabidnya meninggal. Tapi saya sudah konfirmasi, dua minggu lalu masuk RSSA, dia komorbid. Sebelumnya dirawat di RS Panti Nirmala, dan kesehariannya juga sering mengonsumsi obat-obatan," tandasnya.

Sementara itu, hingga 4 November 2020 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang sejumlah 2.070. Pasien yang telah meninggal tercatat ada 209, pasien sembuh sebanyak 1.846, dan yang masih dalam pemantauan atau perawatan ada 15 orang.

Topik
Covid 19Disporapar MalangWali Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru