Persentase kondisi pasien Covid-19 di Kota Batu. (Foto: Pemkot Batu)
Persentase kondisi pasien Covid-19 di Kota Batu. (Foto: Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Hingga saat ini, tercatat warga Kota Batu yang telah melakukan swab test sebanyak 4.562 orang. Dari jumlah tersebut, 527 orang diantaranya dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 dan 4.015 orang negatif.

Sedangkan untuk rapid test tercatat sudah mencapai 14.241 orang yang telah melakukannya. Dari jumlah itu 156 dinyatakan reaktif dan 14.085 orang hasilnya negatif. 

Baca Juga : Bertambah 4 Pasien Baru Covid-19 di Kota Batu, 13 Orang Dinyatakan Sembuh

Kondisi itu tentunya membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Batu harus bersiap untuk mengantisipasi proses perawatan warganya. Khususnya, terkait perawatan di rumah sakit yang menangani Covid-19. Baik ketersedian tempat tidur atau bed maupun ventilator.

Sementara untuk ketersediaan tempat tidur dan ventilator untuk perawatan Covid-19 terdapat di tiga rumah sakit. Yakni, di Rumah Sakit Karsa Husada, Rumah Sakit Bhayangkara, dan Rumah Sakit Bapstis Batu.

Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Dr Fauzul Wildan S merinci, untuk di RS Karsa Husada jumlah tempat tidur seluruhnya 21 unit, dengan keterisian sebanyak 17 unit atau 81 persen.

“Dengan jumlah ventilator ada  3 unit. Yang digunakan 2 unit,” ucapnya.

Lalu untuk di RS Bhayangkara jumlah tempat tidur ada 11 unit, dari jumlah tersebut seluruhnya telah terisi. Namun untuk jumlah ventilator yang disediakan sejumlah 4 unit masih belum terpakai.

“Sedangkan di RS Baptis jumlah kamar yang disediakan 11 unit, terisi 10 unit. Namun di sana tidak ada ketersediaan ventilator,” imbuh Fauzul. 

Baca Juga : Kabupaten Malang Tambah 3 Pasien Positif, Yang Sembuh Lebih Banyak

Ia menambahkan, angka kematian di Kota Batu juga terbilang tinggi dengan persentase 9 persen atau 52 orang. Dari jumlah 52 orang ada tambahan satu pasien terkonfimasi positif Covid-19 meninggal dunia.

Selain itu pada Selasa (27/10/2020) juga terdapat pasien yang sembuh sebanyak 3 orang. Totalnya jadi 476 orang. Dengan jumlah pasien terkonfirmasi yang bertambah 5 orang, sehingga jumlah akumulatif mencapai 565 orang dan yang aktif 37 orang.

Sedangkan kasus suspek 761 orang, dengan jumlah probable ada 51 orang. Lalu yang sedang melakukan isolasi sejumlah 208 dan discarded 557 orang.