MALANGTIMES – Anda yang biasa membungkus makanan menggunakan kertas harus waspada. Kebiasaan membungkus makanan menggunakan kertas bekas ternyata bisa membahayakan kesehatan.
"Kertas bekas termasuk koran dan majalah seharusnya tidak digunakan untuk membungkus bahan pangan secara langsung karena mengandung timbal yang jika terakumulasi dalam tubuh dapat berisiko membahayakan kesehatan," ujar Pemerhati industri kertas, Muhammad Adjidarmo di Jakarta, Jumat 96/11/2015).
Baca Juga : Pasien Covid-19 di Jombang Seorang Dokter, Ada 80 Orang Berpotensi Tertular
Makanan yang dibungkus dengan kertas bekas sangat tidak sehat. Terlebih lagi jika makanan tersebut panas dan mengandung minyak. Karena timbal yang terdapat dalam kertas tersebut akan mudah berpindah ke makanan jika terkena panas atau minyak.
Untuk menghindari risiko kesehatan dikarenakan kebiasaan menggunakan kertas untuk membungkus makanan Adjidarmo menyarankan untuk menggunakan kemasan pangan yang aman. Salah satu kemasan aman berbasis kertas adalah karton "food grade" yang tidak akan tembus minyak.
Kemasan pangan berkategori "food grade" aman dan layak digunakan karena 100 persen terbuat dari serat alami sehingga berwarna putih bersih, tidak berbintik-bintik, serta bebas dari kandungan bakteri dan senyawa berbahaya seperti benzene dan styrene (bahan baku styrofoam). (*)
