Tersisa 2 Bulan, Pajak Minerba Kabupaten Malang Sudah Surplus 8,49 Persen

Nov 03, 2020 11:36
Plt Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara saat menjelaskan potensi pajak minerba (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Plt Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara saat menjelaskan potensi pajak minerba (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Terdapat beberapa sektor PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Malang yang tetap bisa eksis di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya adalah di sektor pajak daerah.

Pelaksana tugas (Plt) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara menjelaskan, salah satu sektor pajak daerah yang terpantau mengalami surplus tersebut adalah pajak mineral bukan logam dan batuan (minerba).

Baca Juga : Tak Hanya Jadi Pusat Kajian Islam, Islamic Center Digadang Jadi Destinasi Wisata Baru

”Hingga awal bulan ini (November 2020) sektor pajak minerba sudah surplus 8,49 persen,” kata Made yang juga menjabat sebagai Kadisparbud (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Malang ini.

Menurut Made, surplusnya pajak minerba hingga mencapai lebih dari 8 persen tersebut, sejatinya sudah terjadi saat rekap penghasilan pajak daerah sejak akhir bulan Oktober 2020. 

”Sejak akhir bulan lalu (Oktober 2020) hingga kemarin (Senin 2/11/2020) pajak minerba menorehkan penghasilan mencapai kisaran Rp 325,5 juta,” ungkap Made.

Untuk diketahui, target pajak minerba tahun ini dipatok Rp 300 juta. Jika sampai dengan saat ini Bapenda Kabupaten Malang sudah menorehkan penghasilan Rp 325,5 juta, artinya pajak minerba sudah surplus sekitar Rp 25,5 juta.

”Iya sekitar itu (surplus Rp 25,5 juta), tapi kalau melihat waktu yang masih menyisakan 2 bulan, kemungkinan nilai surplusnya masih bisa lebih dari itu (Rp 25,5 juta),” ujar Made.

Surplusnya pajak minerba ini, menurut Made, sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan ini. Bahkan pada 2019 lalu, pajak minerba mampu mendulang surplus dengan persentase tertinggi dibandingkan sektor pajak lainnya.

Baca Juga : Paska Libur Panjang, Pajak Hiburan Kabupaten Malang Surplus hingga Ratusan Juta Rupiah

”Tahun lalu (2019) pajak minerba surplus hingga lebih dari 55 persen,” sambung Made.

Untuk diketahui, target pajak minerba tahun 2019 dipatok Rp 400 juta. Sedangkan hingga tutup buku, Bapenda Kabupaten Malang mampu meraup penghasilan diangka lebih dari Rp 620,8 juta.

”Nominal surplusnya mencapai 55 persen dari target yang ditentukan, atau setara dengan Rp 220,8 juta. Capaian surplus mencapai 55 persen di tahun 2019 itu, paling tinggi jika dibandingkan dengan persentase surplus sektor pajak daerah lainnya,” pungkas Made.

Sekedar informasi, ada 10 sektor pajak daerah yang dikelola Bapenda Kabupaten Malang. Sepuluh sektor pajak tersebut meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, minerba, parkiran, air bawah tanah, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru