Tak Hanya Jadi Pusat Kajian Islam, Islamic Center Digadang Jadi Destinasi Wisata Baru

Nov 02, 2020 17:25
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kanan) saat meninjau progress pembangunan Islamic Center, Senin (2/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kanan) saat meninjau progress pembangunan Islamic Center, Senin (2/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Salah satu mega proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, yakni pembangunan gedung Islamic Center (IC) kini terus mengalami progres. Targetnya, gedung yang ditempatkan di kawasan Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, akan rampung di akhir Desember 2020.

Dari pantauan MalangTIMES di area lokasi, tampak pekerja proyek tengah berjibaku dengan alat-alat bangunannya. Tampak juga, kerangka-kerangka yang mengitari area seluas kurang lebih 5,6 hektar (ha) itu.

Baca Juga : 2021, Pajak Daerah Kota Malang Diproyeksikan Sebesar Rp 511 Miliar

Wali Kota Malang Sutiaji, didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto, hingga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Hadi Santoso, meninjau area lokasi secara langsung, siang ini (Senin, 2/11/2020).

progress pembangunan Islamic Center, Senin (2/11). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

Dalam kesempatan itu, Sutiaji optimis gedung Islamic Center tersebut akan bisa terselesaikan di akhir tahun ini. 

"Ketika ini tadi dilihat sudah sesuai progres. Artinya, schedule juga sesuai hitungan hari. Apa yang dilakukan oleh tim PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) sama dengan apa yang ada di sini. Time line yang diberikan kepada kami itu Desember selesai," ujarnya.

Ia menambahkan, pusat gedung yang akan memfasilitasi berbagai hal tentang Islam ini akan menjadi destinasi wisata baru di Kota Malang. Sebab, Pemkot Malang mengharapkan adanya Islamic Center juga untuk membangkitkan perekonomian di wilayah sekitarnya.

"Kita ingin membangkitkan ekonomi di sekitar sini. Setelah itu kita juga berpikir bagaimana orang nanti mau datang ke sini," imbuhnya.

Lebih jauh, banyak fasilitas yang bakal dihadirkan di area tersebut. Salah satunya, Pemkot Malang akan mengkaji berkaitan dengan adanya rencana Museum Peradaban Islam di dalam gedung Islamic Center.

"Barangkali dulu kan ada gagasan Museum Peradaban Islam itu. Itu kan di Indonesia ndak ada, kalau itu ada mesti menarik dan akan menjadi daya tarik untuk wisata. Sehingga nanti hidup, Islamic Center ini benar-benar aktivitasnya akan hidup," tandasnya.

Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Hadi Santoso, menambahkan, konsep yang disuguhkan untuk destinasi wisata baru Islamic Center dengan multi years anggaran total kurang lebih Rp 400 miliar tersebut ada berbagai macam.

Baca Juga : Tak Ingin Wisatawan Pulang Bawa Oleh-Oleh Covid-19, Wali Kota Malang Lakukan Ini

Di antaranya, area gedung serbaguna untuk memfasilitasi kegiatan masyarakat umum. "Konsepnya seperti dulu, ada gedung serbaguna kapasitas 2.000 orang. Kemudian di lantai bawahnya nanti digunakan untuk kegiatan yang kaitannya dengan Islamic Center," ungkapnya.

Gedung tersebut nantinya akan dibangun sebanyak 2 lantai. Yang mana di lantai atasnya, akan terbangun tempat asrama yang keperuntukannya nanti untuk para tamu yang akan melakukan pelatihan manasik haji.

Namun, untuk pembangunan tersebut akan masuk dalam anggaran di tahun 2021 mendatang. "Ini yang belum terbangun Masjid dan asrama. Dulu konsepnya kalau ada yang mau manasik haji ada asramanya, tinggalnya di situ. Lalu, ada miniatur Ka'bah, dan sebagainya yang pokoknya kelengkapan manasik haji. Tapi ini terbangun (gedung serbaguna) itu dulu," imbuhnya.

Kemudian, di rencana awal nanti juga akan berisikan museum peradaban keislaman. Yakni, perjalanan mengenai sejarah islam akan dihadirkan di sini. 

"Termasuk di dalamnya nanti dimanfaatkan sebagai museum Al-Quran. Nanti ada yang mengelola bagian Kesra (Kesejahteraan Masyarakat). Jadi peradaban Islam itu perjalanannya akan ada di museum sini," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru