Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran di gudang dupa (Foto : PPK Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran di gudang dupa (Foto : PPK Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gudang dupa yang berlokasi di Dusun Sekar Putih, Desa Mendalan Wangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, dikabarkan ludes terbakar, Kamis (29/10/2020) tengah malam.

Kepala Bidang PPK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang Goly Karyanto, mengaku jika polisi sampai dengan saat ini masih mendalami penyebab kebakaran yang terjadi di Gudang Dupa yang memiliki luas sekitar 8 x 12 meter persegi tersebut.

Baca Juga : Sempat Dipinjam Sales, Mobil Milik Pria 60 Tahun di Pakis Ludes Terbakar

”Kasusnya masih dalam penyelidikan polisi, namun bisa saja penyebab kebakaran diduga karena adanya korsleting. Sebab kejadian terbakarnya gudang dupa itu terjadi saat malam hari,” ungkap Goly saat dikonfirmasi Jumat (30/10/2020).

Terpisah, Kepala Seksi PPK Kabupaten Malang Agus Suyanto, menuturkan jika insiden kebakaran di gudang dupa milik Sodikin (36) warga Dusun Sekar Putih, Desa Mendalan Wangi, Kecamatan Wagir ini terjadi pada Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat diketahui pertama kali, api sudah menyambar hampir seluruh sudut bangunan gudang dupa tersebut. Mengetahui adanya kebakaran, korban beserta warga setempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Di sisi lain, korban yang mengetahui api semakin membesar, berinisiatif untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang. ”Sesaat setelah mendapatkan laporan, kami mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,” ungkap Agus.

Setibanya di lokasi kejadian, tim pemadam kebakaran yang dikomandani oleh Agus Sumaryono ini baru bisa memadamkan api pada Jumat (30/10/2020) dini hari, atau sekitar pukul 00.30 WIB.

”Api baru bisa dipastikan padam sekitar 3 jam setelah kejadian kebakaran terjadi,” ungkap Agus saat dikonfirmasi media berjejaring nasional ini.

Baca Juga : Sempat Landai, Pasien yang Meninggal Akibat Covid-19 di Kabupaten Malang Kembali Bertambah

Meski dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kebakaran yang melahap bangunan serta seisi gudang, diperkirakan menelan kerugian hingga puluhan juta.

”Berdasarkan keterangan korban, kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta,” pungkasnya.