Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Menyesali  sebuah permasalahan bukanlah hal yang dianjurkan dalam Islam. Tetapi, Rasulullah SAW menganjurkan agar setiap muslim mencari jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi dan tidak menjadikannya berlarut-larut.

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, kesabaran dibutuhkan atas setiap permasalahan yang dihadapi. Hal itu sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi, “Sesungguhnya sabar itu dibutuhkan di awal kejadian.”

Baca Juga : Sambut Maulid Nabi, Driver Ojol Tulungagung Tak Patok Tarif

Maka ketika ada masalah, Rasulullah SAW mengajarkan untuk langsung mencari solusinya dan jangan menyesali serta mencari tahu mengapa bisa terjadi. Pasalnya, yang terbaik dalam menghadapi masalah adalah mencari jalan keluar.

Rasulullah SAW pun berkata, “Ketika sesuatu sudah terjadi kepada kalian, maka katakanlah 'Allah telah men-takdir-kan dan Allah telah melakukan apa yang diinginkan-Nya'.”

Kecuali jika takdir itu belum terjadi, maka seorang muslim harus melakukan ikhtiar untuk mengubah takdirnya. Namun apabila memang sudah terjadi, jangan jadikan masalah itu berlarut dan carilah jalan keluar yang terbaik.

Rasulullah SAW juga berkata, “Dan janganlah seseorang di antara kalian mengatakan 'kalau seandainya'. Karena kalimat 'kalau seandainya' itu membuka pintu bagi setan.”

Artinya, ketika sudah terjadi sesuatu kepada kita, maka ambil pelajaran atas hal yang terjadi tersebut atau mencari solusi baru. Sehingga tidak menimbulkan  pertanyaan-pertanyaan baru yang bisa menimbulkan fitnah atas permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga : Setelah Dijadikan Nama Jalan, Kini Masjid "Jokowi" Akan Dibangun di Abu Dhabi

Cara dan pesan Rasulullah SAW dalam menghadapi masalah itu memang terlihat sederhana. Namun seorang muslim akan mendapatkan pahala yang besar apabila mampu mengerjakannya. Sehingga setiap permasalahan akan dapat dihadapi dengan mudah dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Selama ini, bukan tidak mungkin seorang muslim masih akan bertanya-tanya mengapa sebuah peristiwa dialaminya. Sedangkan mereka lalai untuk mencari jalan keluarnya terlebih dahulu. Setiap permasalahan yang telah dihadapi pun kemudian harus menjadi pelajaran agar tak terulang lagi.