Fachruroziy saat mendapat order, terlihat jaket yang beri pengumuman tarif sukarela (Joko Pramono for Jatim TIMES)
Fachruroziy saat mendapat order, terlihat jaket yang beri pengumuman tarif sukarela (Joko Pramono for Jatim TIMES)

MALANGTIMES - ada tanggal 28 Oktober yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah, umat muslim memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan dilakukan dengan berbagai acara, yang umumnya acara pengajian.

Namun seorang driver ojek online mempunyai cara berbeda merayakan nabi idolanya tersebut. 

Baca Juga : Menelisik Keturunan Rasulullah SAW, Benarkan Masih Ada?

Sebagai bentuk bahagia dan syukur, driver ojek online bernama Fatchuroziy  ini tidak mematok tarif pada pelanggan yang menggunakan jasa ojeknya. Pelanggan boleh membayar seikhlasnya setelah menggunakan jasanya. Uang yang terkumpul akan disumbangkan untuk peringatan Maulid Nabi.

“Apa yang bisa saya berikan untuk memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW, itu yang saya lakukan,” ujarnya.

Dengan menggunakan motor matik Nopol AG 2487 RBR, tarif sukarela ini sudah dilakukan sejak tanggal 18 Oktober lalu. Pengumuman tarif sukarela ini ditempelkan di bagian belakang jaketnya. Sehingga penumpangnya bisa melihat pengumuman itu saat memakai jasanya.

Selama sekitar 10 hari mengenakan tarif sukarela, uang yang terkumpul sekitar Rp 400 ribu. Uang ini nantinya akan disumbangkan untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad.

Disinggung kiprahnya itu, khususnya respon dari penumpang ojeknya, Fatchuroziy menyampaikan, bahwa banyak penumpang yang memberikan apresiasi.

“Malah terkadang pelanggan memberikan uang lebih,” ujarnya.

Bahkan, ada orang yang secara sengaja mencarinya hanya untuk menyumbang .

Berbagai pengalaman dialaminya saat mematok tarif sukarela ini. Salah satunya adalah saat dirinya mendapat order dari seorang tuna netra di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Dirinya sempat dicecar berbagai pertanyaan oleh panitia yang menggunakan jasanya mengantar orang tuna netra tersebut.

Baca Juga : Ribuan Kupu-Kupu Kuning Serbu Tulungagung, Pertanda Apa?

“Ya saya jelaskan apa adanya jika untuk peringatan Maulid Nabi,” katanya.

Namun setelah dicecar berbagai pertanyaan, dirinya malah diberi uang lebih. Uang itu lalu dikumpulkkn dalam kantong yang dibawanya dan dikhususkan  untuk peringatan Maulid Nabi. 

“Tarif sukarela ini akan terus dilakukan selama bulan Maulid ini,” tutup Fatchuroziy.