Hendro Siswanto di gerai bisnis kuliner nya (Hendra Saputra)
Hendro Siswanto di gerai bisnis kuliner nya (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Lanjutan kompetisi Liga 1 2020 belum jelas kapan akan diselenggarakan kembali. Hal itu karena pihak keamanan dalam hal ini Polri, belum mengeluarkan izin tentang sepak bola. Oleh karena itu, tim-tim peserta kompetisi tertinggi di Tanah Air hanya melakukan latihan rutin.

Di tengah ketidakjelasan kompetisi Liga 1 2020, berbagai langkah dilakukan oleh para pesepakbola. Misalnya, kapten tim Arema FC Hendro Siswanto, yang membuka bisnis di bidang kuliner. 

Baca Juga : Terkena Dampak Pandemi, Arema FC Gunakan 2 Pemain Asing

Hendro Siswanto mengaku, bisnis yang dirintis saat ini memang karena awalnya ia sangat gemar 'nyemil' ketika malam hari. 

"Asal mula usaha 'Chicken Wings'  karena awalnya senang nyemil setiap malam. Kalau tidak boba, ya ayam," kata Hendro saat ditemui disela ikut menjaga stand bisnis kulinernya.

Bisnis yang dirintis Hendro adalah franchise atau waralaba. Namun meski begitu, Hendro sangat yakin dan berharap bisnisnya ini bisa berkembang sehingga bisa membantu keuangannya di masa pandemi dan ketidakjelasan kompetisi Liga 1 2020.

"Untuk tambahan ekonomi iya, tapi ini kan masih baru. Ini harapan saya ingin lebih besar lagi," ujarnya.

Disinggung kenapa tidak memilih usaha yang berhubungan dengan sepak bola, Hendro mengatakan, bahwa bisnis kuliner yang dijalaninya saat ini merupakan kesenangannya selain gadget dan mobil. 

"Sebenarnya juga suka gadget dan mobil, jadi pakai dijual lalu beli lagi. Tapi istri kebetulan senang usaha kuliner, jadi ya akhirnya buka ini," ungkapnya.

Baca Juga : Banyak Demonstrasi, Aremania Harap Kompetisi Segera Digelar untuk Hiburan

Menurut Hendro, usaha kulinernya juga dibuat untuk mengisi waktu luangnya karena saat ini banyak waktu untuk di rumah. Di sisi lain, ia berfikir uang yang dimilikinya dimanfaatkan pada hal positif agar tidak habis dibuat yang kurang bermanfaat.

"Usaha ini sebenarnya buat ngisi waktu. Kalau uangnya gak dimanfaatkan dengan baik, ya sayang. Dan ini yang kerja juga ada keluarga, jadi memang dimanfaatkan sebaik mungkin," jelasnya.

Sebelumnya, Hendro pernah menjalani bisnis clothing dengan nama HS12. Namun nampaknya bisnis tersebut kurang berjalan dengan baik, sehingga ia memutuskan untuk beralih usaha kuliner. Di mana, Kota Malang sendiri banyak sekali orang yang gemar nongkrong.