Calon Bupati Malang, Sanusi dari paslon SanDi nomor urut 1 (mengacungkan jempol) saat mendengarkan aspirasi masyarakat dan pengelola wisata Sumber Maron
Calon Bupati Malang, Sanusi dari paslon SanDi nomor urut 1 (mengacungkan jempol) saat mendengarkan aspirasi masyarakat dan pengelola wisata Sumber Maron

MALANGTIMES - Sektor wisata bakal menjadi fokus utama Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Sanusi - Didik Gatot Subroto (SanDi) untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan Calon Bupati (Cabup) Sanusi saat menggelar kampanye di Sumber Maron, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga : Bawaslu Nyatakan Satu ASN Kabupaten Malang Tak Netral, Hasil Pleno Akan Diserahkan KASN

”Sektor pariwisata ini menjadi andalan utama PAD setiap daerah, utamanya di Kabupaten Malang. Oleh karena itu bidang pariwisata akan kita kembangkan secara global, sehingga nanti wisata di Kabupaten Malang bisa menuju wisata dunia,” ungkapnya.

Guna mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Malang ke arah internasional tersebut, diakui Sanusi, sudah dia rintis sejak masih menjabat sebagai Wakil Bupati Malang, hingga kini sudah menjadi Bupati Malang menggantikan Rendra Kresna sejak 2019 lalu.

”Saya sudah Mou (Memorandum of Understanding) dengan Bupati Badung untuk membuat paket pariwisata antara Kabupaten Malang dan Bali,” ucap Sanusi.

Dari penandatanganan nota kesepahaman antardua daerah pemerintahan tersebut, dijelaskan Sanusi, nantinya para wisatawan baik lokal maupun mancanegara akan diajak untuk berlibur menikmati potensi wisata yang ada di Kabupaten Malang dan Bali.

”Kerja sama yang kami bentuk itu terdiri dari semua lini, misalnya nanti akan ada paket wisata untuk wisatawan mancanegara yang dibagi dua wilayah. Umpamanya paket 10 hari, jadi 5 hari berwisata di Kabupaten Malang kemudian 5 hari berikutnya di Bali,” terang Abah Sanusi.

Meski mengaku sudah siap direalisasikan, namun Sanusi masih menunggu sektor fasilitas penunjang untuk lebih mengoptimalkan gagasannya tersebut. Salah satunya disektor jalur penerbangan. ”Mudah-mudahan Bandara Abdulrachman Saleh bisa dipercepat untuk jadi bandara internasional. Sehingga nanti pintu masuk wisatawan mancanegara itu, bisa melalui dua bandara yaitu Bandara Abdulrachman Saleh dan Bandara Ngurah Rai Bali,” ucap Sanusi.

Tidak hanya fokus mengenalkan pariwisata ke mancanegara, paslon SanDi yang memiliki jargon Malang Makmur ini juga akan mengoptimalkan seluruh potensi di Kabupaten Malang, untuk disulap menjadi sektor wisata unggulan.

Baca Juga : Aspirasi Perempuan Belum Maksimal Terwadahi, Lathifah: Musrenbang Perempuan Penting

”Sektor pariwisata itu dapat mendongkrak PAD, kalau di (Kabupaten) Badung itu penyumbang PAD tertinggi dari sektor wisata. Terutama dari pendapatan (pajak, red) hotel dan restoran, itu juga yang akan kita kembangkan secara representatif di Kabupaten Malang,” ujar Abah Sanusi.

Kapan optimalisasi sektor wisata di Kabupaten Malang dapat realisasi ?, Sanusi mengaku jika dirinya tidak butuh waktu lama. Yakni kurang dari setengah masa jabatannya jika memang diamanahi kembali menjadi Bupati Malang. ”Minimal 2 tahun lagi sudah terealisasi, kalau sebagian nanti akan kita mulai pada tahun 2021. Jadi ketika terpilih langsung start (mulai, red) genjot sektor pariwisata di Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam kesempatan kampanye hari ini (Rabu 21/10/2020) Paslon SanDi fokus menyapa dan bersilaturahmi kepada warga, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang ada di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Hingga Rabu (21/10/2020) petang, paslon SanDi beserta rombongan terpantau mendatangi salah satu posko yang ada di Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran untuk berdialog dengan anggota peternak sapi setempat.