Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Berbagai kisah menyebutkan jika para istri Rasulullah SAW selalu hidup berdampingan dan saling membantu sama sama lain. Meskipun memang terkadang terjadi beberapa hal yang bisa dijadikan pelajaran oleh umat muslimin.

Sama seperti perempuan pada umumnya, para istri Rasulullah SAW juga gemar bergurau satu sama lain. Bahkan mereka juga sering saling berbicara dengan suara yang keras, tetapi bukan dengan maksud kurang ajar kepada Rasulullah SAW.

Baca Juga : Kaya Raya dan Dermawan, Ini Sosok yang Turut Biayai Pernikahan Rasulullah SAW

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, suatu ketika, Umar masuk ke rumah Rasulullah SAW dan mendengar para istri Rasulullah SAW sedang mengobrol dengan suara yang tinggi. Namun begitu Umar datang dan memasuki rumah, semua istri Rasulullah SAW tersebut terdiam. Rasulullah SAW yang menyaksikan itupun tersenyum.

Lalu Umar berkata, “Ya Rasulullah SAW, kenapa Anda tersenyum? Semoga Allah SWT selalu membuat Anda selalu tersenyum.”

Rasulullah SAW menjawab, “Saya heran dengan wanita-wanita ini, waktu kau belum datang tadi suaranya mereka tinggi semua, begitu engkau datang senyap tidak ada suara.”

Umar kembali berkata, “Wahai musuh-musuh Allah SWT, apakah kalian takut kepada saya? Dan tidak takut kepasa Rasulullah SAW?”

Maka istri tertua Rasulullah SAW, Ummu Salamah menjawab, “Tentu saja hai Umar, karena Rasulullah SAW lebih lembut daripada kamu.”

Rasulullah SAW berkata kembali, “Wahai Umar, gara-gara ketegasanmu ini, halal ya halal haram maka itu haram, tidak main-main, maka ketahuilah demi dzat yang ubun-ubunku dalam genggamannya (Demi Allah SWT) kalau kau lewat di sebuah lembah dan setan melihatnya, maka setan itu akan mencari lembah lain.”

Baca Juga : Meninggal Saat Hamil Akibat Siksaan Orang Kafir, Muslimah Ini Syahid

Umar bin Khattab merupakan sahabat Rasulullah SAW yang terkenal akan ketegasannya. Sehingga, dia begitu disegani oleh kaum muslimin bahkan para musuhnya. Bahkan, para istri Rasulullah SAW pun merasa segan kepada pria yang telah dijanjikan surga oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW tersebut.

Dalam banyak kisah lain, disebutkan pula jika Umar bin Khattab selalu menunjukkan sikap tegas dan jujurnya. Umar sama sekali tidak mentoleransi kebatilan yang datang kepada umat muslimin. 

Umar juga menjadi Khalifah yang sangat disegani musuh saat Rasulullah SAW telah meninggal dunia. Umar menjadi salah satu tokoh dan khilafah yang mampu menaklukkan berbagai wilayah di belahan dunia.