Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Pada masa awal berdakwah, Rasulullah SAW tidak langsung diterima. Bahkan, dari hari ke hari, Rasulullah SAW dan para sahabat selalu mendapatkan siksaan dari orang-orang kafir Quraisy. Rasulullah SAW dan para sahabat di masa awal fase Makkah itu pun tak sedikit yang dibunuh.

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, lantaran berbagai kejadian yang dialami dalam masa awal Islam itu, para sahabat memiliki kedudukan yang sangat luar biasa. Karena dalam kondisi yang sangat berat itu, setiap sahabat diuji atas keyakinannya terhadap Allah SWT dan Nabi Muhammad sebagai Rasulullah.

Baca Juga : Berhijrah karena Allah SWT, Begini Tuntunan untuk Taubat yang Sesungguhnya

Pada fase Makkah, yaitu 13 tahun Rasulullah SAW berdakwah, hanya 153 orang yang masuk Islam. Bahkan setiap hari Rasulullah SAW beserta para sahabat senantiasa mendapatkan perlakuan tidak baik. Orang kafir menyiksa orang Islam agar tak lagi ada yang memeluk Islam.

Salah satunya adalah kisah seorang perempuan bernama Sumaiyah yang merupakan budak dari Abu Jahal. Sumaiyah dalam kondisi hamil, saat itu dia disiksa. Kedua tangan dan kakinya diikat, lalu ditarik begitu kuat.

Lalu Abu Jahal pun berkata, “Wahai Sumaiyah, tinggalkan agama Muhammad, atau aku akan menusukkan ini (sebuah tombak tajam dengan ujung lembing yang runcing) ke perutmu secara pelan-pelan.”

Maka kata dia, “Aku tetap dalam agamaku.”

Abu Jahal pun kemudian menusukkan tombak tajam tersebut kepada perut Sumaiyah secara pelan-pelan hingga ia meninggal dunia. Para ulama sepakat, Sumaiyah merupakan sosok perempuan pertama yang meninggal secara syahid.

Kemudian Yasir yang merupakan suami Sumaiyah pun tidak bisa menghentikan aksi keji tersebut. Karena Yasir juga disiksa bersama dengan istrinya tersebut.

Kisah lain dialami oleh Khabab, yang memiliki luka berupa lubang yang sangat dalam pada punggungnya hingga tulang ekor. Sahabat yang mengetahui itupun menangis.

Dikisahkan jika luka Khabab diperoleh saat orang kafir meletakkan batu yang sengaja dibakar di api dan diletakkan di tanah. Kemudian tangan dan kaki Khabab dipegang empat algojo. Lalu dia diseret di atas batu runcing yang sengaja dipanaskan tersebut.

Berbagai kisah luar biasa yang dialami para sahabat itupun tentunya menjadi sebuah pelajaran yang sangat luar biasa. Rasulullah SAW pun berkata, “Tahukah kamu siapa orang pertama yang masuk surga?”

Baca Juga : Rebo Wekasan, Amalan dan Keutamaan Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Para sahabat pun menjawab, “Allah SWT dan Rasulullah SAW yang maha mengetahui.”

Maka Rasulullah SAW pun berkata, “Orang-orang miskin dari kaum Muhajirin. Yang dengan mereka hal-hal yang dibenci mereka tangkis dan mereka sabar. Seseorang diantara mereka meninggal dunia, sementara hajat masih terpendam di dalam dadanya, tidak bisa memenuhinya.”

Karena kaum Muhajirin saat itu berangan-angan untuk menang dalam peperangan dan memiliki keluarga yang semuanya adalah muslim.

Para malaikat pun berkata, “Wahai Tuhan kami, kami adalah malaikat-malaikat-Mu. Penjaga-penjaga dan penghuni langit-Mu. Jangan masukkan mereka ke surga sebelum kami.”

Maka Allah SWT menjawab, “Mereka adalah hamba-hambaku yang tidak menyekutukan sesuatu apapun denganku. Hal-hal yang tidak diinginkan ditepis oleh mereka. Seseorang telah mati sementara hajatnya terpendam di dalam dadanya. Dia tak bisa menunaikannya.”

Saat itu, malaikat keluar dari segala pintu di surga dan berkata, “Selamat bagi kalian, atas kesabaran kalian, maka alangkah baiknya tempat kesusahan itu.”