Dita Purnamasari, Prakirawan BMKG Banyuwangi. (Foto: Nurhadi/JatimTIMES)
Dita Purnamasari, Prakirawan BMKG Banyuwangi. (Foto: Nurhadi/JatimTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat, nelayan, pemancing, wisatawan, maupun warga yang biasa melakukan aktivitas di sekitar kawasan Pantai Selatan Jawa diminta waspada. Pasalnya, di beberapa wilayah tengah terjadi gelombang tinggi yang terpengaruh perubahan musim.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Dita Purnamasari mengimbau warga mewaspadai tinggi gelombang di perairan selatan Banyuwangi yang diprediksi mencapai sekitar 3,5 sampai dengan 4 meter. 

Baca Juga : Antisipasi Luapan Saat Hujan, Satgas DPUPRPKP Turun ke Lapangan Respon Keluhan Warga

Sedangkan tinggi gelombang penyeberangan Selat Bali diperkirakan 0,5 sampai dengan 1,5 meter. Tinggi gelombang ini dinilai masih aman bagi pelayanan penyeberangan Ketapang Banyuwangi-Gilimanuk Bali dan sebaliknya.

Menurut Dita, pada bulan Oktober wilayah Banyuwangi memasuki masa peralihan atau musim pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau menuju ke musim hujan. Masyarakat diminta waspada potensi terjadinya hujan lebat tiba-tiba yang disertai petir dan angin kencang. 

“Cuaca esok hari untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi umumnya berawan sampai dengan hujan ringan yang potensi terjadi pada sore sampai dengan pagi hari,” jelas Dita.

Selanjutnya, wanita kelahiran Jakarta itu menuturkan dalam dua hari mendatang secara umum keadaan cuaca di wilayah Banyuwangi arah angin dominan dari arah Selatan-Barat Daya dengan kecepatan angin rata-rata 06-32 kilometer/jam. 

Adapun temperatur udara 24-30 derajat Celcius dengan kelembaban udara 68-93 persen sehingga mengakibatkan keadaan cuaca berawan-hujan ringan.

Baca Juga : Kabupaten Malang Berpotensi Diterjang Tsunami, Begini Penjelasan BMKG dan BPBD

Lebih lanjut, wanita berkacamata itu menambahkan untuk wilayah pesisir pantai selatan Jawa mulai dari Pesanggaran, Siliragung, Tegaldlimo dan Muncar serta umum kawasan pantai selatan selain tinggi gelombang laut mencapai 3.5 sampai dengan 4.0 meter juga diwaspadai terjadinya tiupan angin yang cukup kencang.

Dita mengingatkan kepada masyarakat Banyuwangi dalam menghadapi masa pancaroba untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi yang berimbang, istirahat cukup dan tetap melakukan olahraga serta selalu menjaga kebugaran agar tidak mudah sakit akibat perubahan cuaca yang terkadang tidak menentu.