Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Pada masa perjuangan menyebarkan syiar Islam, Rasulullah SAW diuji oleh berbagai macam cobaan. Bukan hanya cacian dan hinaan saja, Rasulullah SAW bahkan sering mendapatkan perlakuan tak baik dari orang-orang kafir saat itu.

Dalam berbagai riwayat pun disebutkan, Rasulullah SAW selalu memiliki cara menghadapi atas setiap perlakuan buruk yang diberikan kepadanya. Bahkan, tak sekalipun Rasulullah SAW membalas dengan cara yang buruk.

Baca Juga : Hapal Perilaku dan "Kode" dari Aisyah, Ini Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Rasulullah SAW

 

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Rasulullah SAW pernah mendapatkan perlakuan kurang baik dari tetangganya. Kisah itu bermula ketika Rasulullah SAW baru saja menikahi Khadijah. 

Ketika itu, Rasulullah SAW pun menempati kediaman Khadijah yang berada di kompleks elit dan mewah.

Karena Khadijah merupakan saudagar yang sangat kaya raya, maka saat itu Rasulullah SAW pun tinggal di kawasan elit dan bertetangga dengan tokoh-tokoh penting di Mekah. Saat itu, mereka masih belum memeluk Islam dan banyak mencaci maki Rasulullah SAW.

Suatu ketika, saat Rasulullah SAW hendak keluar rumah di pagi hari, para tetangga Rasulullah SAW tersebut sengaja membuang dan meletakkan sampah yang sangat kotor di depan pintu rumah. Jumlahnya pun banyak sehingga tidak ada celah untuk Rasulullah SAW berjalan kecuali menginjak sampah yang sangat kotor tersebut.

Rasulullah SAW pun keluar sambil melihat dan tersenyum. Rasulullah SAW kemudian mengumpulkan satu persatu sampah yang disusun di depan rumah beliau. Maka Rasulullah SAW kemudian melihat para tetangganya tersebut dan berkata, “Beginikah cara kalian bermuamalat dengan tetangga?”

Melihat apa yang dilakukan Rasulullah SAW, para tetangganya pun merasa sangat malu dan tidak lagi melakukan perbuatan yang sama. Dari kisah itu, Rasulullah SAW mengajarkan untuk senantiasa bersabar dan tidak membalas perbuatan buruk dengan hal yang buruk pula.

Baca Juga : Sempat Ragu Berjihad, Begini Kisah Sahabat yang Tinggalkan Istrinya Demi Rasulullah

 

"Kalau ada yang memancing emosi dengan fitnah dan direspons, maka dia akan senang. Namun apabila dibiarkan, maka akan dibalas dengan pahala yang besar," terang Ustadz Khalid.

Dalam kajian tersebut, Ustadz Khalid juga menjelaskan Rasulullah SAW dan Islam mengajarkan jika tetangga pun harus saling menghormati. Baik tetangga tersebut adalah seorang kerabat atau bukan, kenal atau tidak, dan seagama atau tidak.

"Bahkan kalau memiliki tetangga yang berbuat salah dan kita sabar, maka pahalanya besar," terang Ustadz Khalid.