Turut Pulihkan Ekonomi, DPRD Kota Malang Beri Ruang Pelaku UMKM Lakukan Pameran Gratis

Oct 03, 2020 19:10
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika saat meninjau stand pameran di lobby utama Gedung DPRD Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika saat meninjau stand pameran di lobby utama Gedung DPRD Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Ekonomi masyarakat mengalami penurunan signifikan lantaran pandemi Covid-19. Namun secara pelan, kondisi pemulihan mulai dilakukan melalui berbagai upaya. Salah satunya seperti yang dilakukan DPRD Kota Malang.

Untuk menghidupkan kembali roda perekonomian, DPRD Kota Malang memberikan ruang bagi para pelaku UMKM melalui pameran gratis di lobby utama gedung DPRD. Kali ini, giliran Kedai Seni Malangan Ngareswari yang  berkesempatan melakukan pameran di hall utama gedung rakyat tersebut.

Baca Juga : Tembus Singapura, Janda Bolong Puluhan Juta Siap Dipamerkan di Pameran Virtual Terbesar Ini

 

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, menyampaikan, DPRD telah berkomitmen untuk membuka ruang luas bagi masyarakat yang hendak berkreasi dan melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari kegiatan seni budaya, sosial ekonomi, keagamaan, hingga hajatan bisa dilaksanakan di hall DPRD Kota Malang.

"Dan tidak ada biaya sewa. Silahkan mengajukan izin dan akan kami fasilitasi. Namun memang kami tidak menganggarkan konsumsi dan lainnya," katanya.

Dengan ruang luas yang dibuka itu, Made berharap masyarakat akan lebih mudah dalam memutar roda perekonomian. Terutama dalam masa pemulihan seperti sekarang. Dengan catatan, selama pandemi Covid-19 kegiatan memang harus dilakukan dengan jumlah peserta yang lebih dibatasi dan harus memenuhi protokol kesehatan.

"Kebetulan 2 Oktober itu kan Hari Batik, dan ada pengajuan kepada kami untuk melakukan pameran batik," terangnya.

Kegiatan yang dilakukan itu, menurutnya akan disinergikan dengan beberapa agenda lainnya. Karena pameran batik yang berlangsung selama satu minggu sejak hari ini, Sabtu (3/10/2020) tersebut juga akan bersamaan dengan agenda pelantikan pemuda Ansor pada Minggu (4/10/2020) besok.

"Dan pelantikan pemuda Ansor akan menggunakan lobby juga. Ini sinergi saya rasa. Sehingga pameran tetap dilaksanakan di pinggir, dan pelantikan di tengah-tengah," terangnya.

Lantaran pelantikan dilakukan oleh pusat, menurutnya itu juga menjadi kesempatan bagi UMKM yang melakukan pameran untuk menunjukkan karya terbaiknya kepada pengurus Ansor pusat. Diharapkan juga bisa berpengaruh pada transaksi perekonomian di dalamnya.

"Ini cara kami untuk menampung aspirasi masyarakat, dan kami komitmen lantai satu DPRD Kota Malang untuk semua agenda masyarakat," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga : Ingin Tahu Cara Merawat Aglaonema? Yuk Ikutan Pameran Virtual Terbesar di Malang Raya Ini

 

Ketua Pelaksana pameran Batik, Maria Carmela Nur Indri Hariani menambahkan, pameran tersebut merupakan agenda pertama yang digelar di DPRD Kota Malang. Gelaran tersebut sengaja digelar di lobby utama DPRD Kota Malang untuk memperkenalkan lebih jauh mengenai batik, khususnya batik khas Malang.

Pameran batik tersebut akan digelar hingga 10 Oktober 2020 mendatang, dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Total ada 44 paguyuban yang ikut serta dalam agenda tersebut.

"Dan total ada 30 stand pameran, 20 persen diantaranya bukan batik, tapi produksi atau barang-barang berbau tradisi," jelasnya.

Batik yang dipamerkan pun beragam, menunjukkan ciri khas masing-masing daerah se-Malang Raya. Selain pameran batik, kegiatan lain yang disertakan seperti workshop tata cara membatik yang baik hingga workshop mainan tradisional.

 

Topik
DPRD Kota MalangUMKM Kota Malangpameran gratisBerita Kota Malang Hari Ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru