Skuat Persipura saat menjalani TC di Batu (official Persipura)
Skuat Persipura saat menjalani TC di Batu (official Persipura)

MALANGTIMES - Setelah gagal menggunakan Stadion Gajayana karena Wali Kota Malang Drs. Sutiaji tidak memberi izin dengan alasan akan melakukan renovasi, kini Persipura Jayapura harus bersabar karena permintaan untuk menggunakan Stadion Kanjuruhan juga belum mendapat jawaban.

Surat pengajuan peminjaman Stadion Kanjuruhan yang diajukan ke Bupati Malang belum mendapat respons. Hal tersebut dikarenakan saat ini Kabupaten Malang tengah sibuk untuk menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada Desember 2020.

Baca Juga : Covid-19 Masih Jadi Hantu, Kapolres Malang: Nobar Pertandingan Arema Jadi Solusi

“(saat ini) manajemen berusaha mencari alternatif. Kami sudah berkomunikasi dengan Dispora Kabupaten Malang dan berkirim surat untuk Bupati. Sekaligus dilampirkan jadwal pertandingan Persipura. Semoga segera ada jawaban,” kata Sekretaris umum Persipura Jayapura, Rocky Babena.

Sebelumnya, Persipura sudah melayangkan surat kepada Bupati Malang dan Dispora Kabupaten Malang terkait berbagi kandang dengan Arema FC. Namun, kini Bupati Malang tengah menjalani masa cuti karena kembali maju untuk pemilihan kepala daerah.

Rocky mengaku saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari Bupati Malang perihal apakah Stadion Kanjuruhan bisa digunakan sebagai kandang untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020. "Stadion Kanjuruhan masih nunggu jawaban surat dari Bupati Malang belum ada," ucap Rocky melalui pesan singkat WhatsApp.

Baca Juga : Minim Fasilitas, KONI Kota Malang Minta Cabor Cari Bapak Asuh

Belum mendapatkan kepastian bisa menggunakan Stadion Kanjuruhan tersebut, Persipura Jayapura terancam akan menjadi tim musafir untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020. Hal itu karena peraturan terbaru bahwa kompetisi sepak bola kasta tertinggi Tanah Air itu bisa digelar tanpa penonton dan dipusatkan di Pulau Jawa.